28/01/18

Ingat 5 hal ini Saat Terjadi Gempa Bumi

Beberapa hari yang lalu, tepatnya pada tanggal 23 Januari 2018, terjadi gempa tektonik yang berpusat di wilayah selatan Banten. Gempa berkekuatan 6,1 Skala richter itu cukup menggemparkan Indonesia karena getarannya terasa sampai ke Ibu Kota Jakarta dan sekitarnya.

Aku yang pada saat itu sedang mengikuti acara Launching produk printer di Lantai 5 salah satu hotel di Jakarta pun lumayan dibikin gemetaran karenanya. Awalnya, aku pikir teman disebelahku lah yang mengoyang goyangkan meja kami, sampai ada salah satu undangan yang sadar kalau saat itu sedang terjadi gempa. Kontan saja semua undangan langsung panik dan berhamburan keluar ruangan sembari menghindari lampu kaca gantung yang terus saja bergoyang kencang.



Gempa tersebut lumayan berlangsung lama, aku tidak ingat berapa lama pastinya, yang kuingat saat itu benar benar terlihat kepanikan dari seluruh undangan yang hadir. Agak disayangkan, Pihak Hotel terkesan tidak siap menghadapi saat saat emergency seperti ini. Tidak ada proses evakuasi atau petunjuk evakuasi yang seharusnya ada. Aku tau yang namanya bencana tidak pernah dapat diprediksi tapi bukankah seharusnya semua sudah dipersiapkan sebelumnya.

Pada saat itu, jujur aku benar benar panik dan tak tau apa yang semestinya aku lakukan saat menghadapi keadaan darurat seperti ini. Padahal pengetahuan seputar tindakan tindakan saat dalam keadaan darurat ini sering diulang ulang dalam pelajaran sekolah. Yuk kita ingat ingat lagi apa saja hal hal yang harus kita lakukan saat dalam keadaan darurat seperti Gempa tektonik beberapa waktu yang lalu...

1. Jangan Panik

Pastinya susah banget melakukan hal ini ya, tapi kepanikan tidak akan membuat kita berpikir jernih. Kepanikan hanya akan membuat kacau semua tindakan yang kita lakukan. So, tetaplah berusaha untuk tidak panik.

2. Cari tempat berlindung

Dalam kasus gempa bumi, tempat berlindung yang paling baik adalah Kolong Meja atau apapun itu yang bisa melindungi kita dari tertimpa reruntuhan. Cara ini berlaku jika posisi kita jauh dari pintu keluar ya, tapi jika posisi kita dekat dengan pintu keluar aku sarankan segera keluar ruangan.

3. Ikuti Proses Evakuasi

Kebanyakan dari gedung gedung serta sarana publik memiliki proses evakuasi tertentu seperti jalur darurat misalnya. Usahakan selalu ikuti petunjuk dari para petugas evakuasi karena mereka yang lebih tau karakteristik dari gedung atau sarana publik tersebut

4. Stop foto foto

Ini serius... Beberapa orang berpikiran kalau gempa adalah peristiwa langka yang wajib untuk diabadikan. Haduuuhh... utamakan keselamatan dulu ya, jangan sampai gara gara kita asik merekam kejadian gempa tersebut malah berakhir dengan tidak tersampaikannya rekaman gempa itu ke tangan orang orang yang kita sayang karena kita sudah tidak ada lagi.

5. Jangan sebarkan berita hoax

Percaya atau tidak banyak orang yang memanfaatkan kejadian gempa beberapa waktu yang lalu untuk kepentingan pribadinya dengan menyebarkan berita berita hoax. Dan kita sebagai orang awam seringkali justru malah membantu mereka men-share hal hal bohong itu.
Fyi, Berita berita hoax saat terjadi gempa beberapa waktu yang lalu cukup memberikan dampak negatif bagi pariwisata di Banten loh... Kunjungan wisatawan menurun drastis karena takut gempa. Sayang banget kan... Padahal Gempa adalah bencana alam yang tidak bisa kita prediksikan waktu dan tempatnya. Jadi, belum tentu kemarin terjadi gempa lalu selanjutnya akan ada gempa lagi ditempat tersebut.

O iya, bicara soal gempa bumi, ternyata ada juga loh phobia atau ketakutan berlebih terhadap gempa bumi, selengkapnya bisa langsung baca juga seputar Seismophobia atau phobia terhadap gempa oleh helenamantra.com

Terakhir aku cuma mau bilang, yuk mari kita berdoa bersama agar Indonesia terhindar dari bencana bencana alam seperti gempa dan gunung meletus, dan yuk mari kita bergandengan tangan membantu saudara saudara kita yang sedang tertimpa bencana di tanah Banten tersebut.


#OneDayOnePost
#ODOPBatch5
#Day6
     

0 komentar:

Posting Komentar