10/06/18

Ini dia salam dari Ibu Menteri Kesehatan RI untuk para pemudik

Bagi para warga perantauan, tradisi mudik yang konon katanya berasal dari bahasa jawa “mulih dilik” atau pulang ke kampung halaman sebentar itu adalah hal wajib yang harus dilaksanakan setiap menjelang hari raya tiba. Bahkan tak jarang banyak diantara mereka yang menghalalkan segala cara untuk dapat melaksanakan tradisi tersebut.

Aku sendiri tidak pernah merasakan bagaimana riweuh nya suasana arus mudik berlangsung karena kedua orang tua tinggal tak jauh dari tempat tinggalku di Bekasi ini,  Namun aku paham betul bagaimana perasaan seorang anak yang ingin sekali merayakan hari raya bersama sanak keluarga, terutama kedua orang tua nya tersebut.



Meski saat ini kemajuan teknologi sudah amat bagus, namun tetap saja bertemu serta bertatap muka langsung akan lebih ‘terasa’ maknanya dibandingkan sekedar melakukan video call. Dan alhamdulillah nya masyarakat Indonesia amat menyadari hal ini, terbukti dengan masih terjaganya tradisi mudik lebaran tersebut.

Namun amat disayangkan, banyak pemudik yang mengabaikan standar keamanan dalam melakukan mudik itu. Standar keamanan yang aku maksud disini adalah standar keamanan dalam arti luas yang semestinya tetap diterapkan pada saat arus mudik lebaran berlangsung, baik itu dari segi keamanan berkendara maupun dari segi kesehatan para pemudik itu sendiri.



Berkaitan dengan hal ini, Menteri Kesehatan Prof. DR. Dr. Nila F. Moeloek, Sp M (K) menyampaikan beberapa pesannya dalam acara Ngabuburit Sehat Bareng Menteri Kesehatan yang bertajuk “Mudik Sehat, Aman, dan Selamat” di Terminal kampung rambutan beberapa waktu yang lalu.

Dalam acara yang berlangsung pada tanggal 5 Juni 2018 lalu itu, Ibu menteri kesehatan pun menyampaikan kalau ia bersama kemenkes telah menyiapkan pos-pos kesehatan di terminal angkutan umum dan beberapa titik daerah rawan kecelakaan selama arus mudik 2018 ini berlangsung. Hal itu dilakukan sebagai bentuk dukungan Kemenkes terhadap komitmen pemerintah saat ini yaitu tidak boleh ada kemacetan di jalan tol dan zero accident pada angkutan umum.

Tak hanya itu saja, Kemenkes pun ikut serta dalam pengendalian kecelakaan lalu lintas dengan cara mengecek kesehatan para pengemudi secara rutin, memberikan edukasi pada masyarakat soal mudik sehat, aman, dan selamat ini, serta menyediakan layanan darurat di 119.



Selain itu, sembari mengobrol santai dengan para pengemudi yang juga ikut hadir dalam acara ngabuburit tersebut, Ibu nila pun memberikan 15 pesan tips mudik sehat, aman, dan selamat yang ditujukan pada pemudik, pengemudi, serta masyarakat umum, berikut diantaranya,

1. Siapkan fisik yang sehat dan prima sebelum mudik,
2. Periksa kondisi kelayakan kendaraan
3. Tidak minum obat-obatan atau makanan yang menyebabkan kantuk sebelum dan selama mengemudi
4. Beristirahat selama 15 menit setiap telah mengemudi selama 4 jam
5. Jangan paksakan mengemudi bila sudah lelah atau mengantuk
6. Disiplin dan patuhi rambu-rambu lalu lintas
7. Kendalikan kecepatan kendaraan pada kondisi jalanan rusak, bergelombang, saat hujan dan cuaca buruk
8. Kendaraan tidak melebihi muatan yang layak
9. Gunakan masker dan lindungi diri dari polusi udara
10. Jangan mengkonsumsi makanan atau minuman yang diberikan oleh orang yang tidak dikenal
11. Cuci tangan pakai sabun dan air mengalir sebelum makan.
12. Konsumsi makanan dan minuman sehat
13. Buanglah sampah pada tempatnya
14. Tidak buang air kecil/besar sembarangan, gunakan toilet yang tersedia
15. Bila sakit manfaatkan pos kesehatan terdekat



Menurut ibu Nila lagi, kesehatan serta keselamatan itu dimulai dari diri kita masing-masing. Salam Sehat, Sehat dimulai dari saya, begitu katanya.

O iya setelah sampai di tujuan mudik juga jangan lupa tetap menjaga kesehatan dengan cara tetap mengkonsumsi makanan selama hari raya, jangan sampai kalap memakan semua menu tanpa memperhatikan kesehatan ya, berkaitan dengan hal ini bu NIla pun memberikan perhatian melalui pesannya berikut ini,

Batasi konsumsi gula, garam dan lemak
Tetap berperilaku hidup bersih dan sehat di hari raya
Pastikan sayur dan buah tetap ada di hidangan lebaran
Tetap jaga kebugaran dengan rutin melakukan aktivitas fisikminimal 30 menit sehari



Jujur aku terharu banget nih ama bu Nila, meski kesibukannya lumayan padat, ia bisa menyempatkan diri untuk terjun langsung ke terminal kampung rambutan buat sedikit menyampaikan pesan-pesannya pada para pemudik disana. Jadi yuk terapkan pesan tersebut dalam aktivitas mudik kalian teman...

Dan terakhir aku cuma mau bilang sama kalian yang juga ikut mudik tahun ini, ingat selalu kalau aku, orang (katanya) Bekasi ini menunggu kalian kembali ke ibu kota dengan aman, sehat dan selamat. Jadi, please banget jaga diri kalian selama arus mudik ini ya... Dan jangan lupa atuh oleh-olehnya buat aku.... *teuteup...

0 komentar:

Posting Komentar