08/06/18

Tips mudik nyaman bersama BPJS Kesehatan

Silaturahmi ke sanak saudara adalah satu hal yang paling aku sukai saat hari raya idul fitri tiba, dan sepertinya tidak hanya aku saja yang merasakan hal tersebut, hampir seluruh masyarakat Indonesia pun menyukainya. Sebenarnya ini bukanlah hal yang mengherankan, karena islam sendiri mengajarkan ummatnya untuk saling bersilaturahmi satu sama lain, terutama ya saat hari raya tiba.

Tradisi saling silaturahmi saat hari raya tiba ini seolah sudah mendarah daging pada masyarakat Indonesia yang notabene mayoritas beragama Islam, terbukti dengan adanya ‘kehebohan’ suasana mudik setiap kali hari raya idul fitri tiba. Dari mulai kehebohan persiapan bekal hingga kehebohan mencari transportasi penunjang mudik tersebut.



Sayangnya, meski persiapan serta kehebohan itu sudah terasa maksimal, masih banyak saja kendala yang hadir mengiringi suasana arus mudik tiap tahunnya, seperti angka kecelakaan yang meningkat saat arus mudik berlangsung atau masalah kesehatan yang agak terganggu karena keletihan saat mudik misalnya.

Untuk masyarakat Indonesia sendiri seharusnya sudah tidak terlalu dipusingkan lagi dengan urusan jaminan kesehatan, karena sudah ada Jaminan Kesehatan Nasional dari BPJS Kesehatan. Meski tidak semua warga Indonesia terkover BPJS Kesehatan tersebut, namun memang harus diakui kalau saat ini BPJS Kesehatan telah menjadi asuransi yang amat diandalkan oleh masyarakat kita.

Nah demi kelancaran serta kenyamanan para peserta BPJS kesehatan saat arus mudik lebaran 2018 ini berlangsung, BPJS Kesehatan pun memberikan beberapa layanan khusus yang disampaikan langsung oleh Ibu Andayani Budi Lestari, selaku Direktur Pelayanan dan Perluasan Peserta BPJS Kesehatan dalam konferensi pers bertema Mudik Nyaman Bersama BPJS Kesehatan pada Senin, 4 Juni 2018 lalu.



Ibu andayani menyampaikan kalau Peserta JKN-KIS tidak perlu khawatir saat arus mudik lebaran 2018 sedang berlangsung, tepatnya H-8 sampai H+8 atau pada tanggal 7-23 Juni 2018, karena peserta JKN-KIS tetap bisa memperoleh pelayanan kesehatan pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan walaupun peserta tidak terdaftar di FKTP tersebut.

Jadi, meski sedang berada di kampung halaman, kita tetap bisa berobat ke faskes tingkat pertama yang ada di kampung kita tanpa dipungut biaya alias gratis, baik itu di Puskesmas atau FKTP Non Puskesmas seperti Klinik Pratama dan Dokter praktek perorangan. Dalam keadaan darurat, peserta JKN-KIS juga bisa dilayani di IGD Rumah Sakit untuk mendapatkan pelayanan medis dasar.



Tak hanya itu saja, demi kenyamanan para pesertanya saat arus mudik 2018 ini berlangsung BPJS Kesehatan juga telah meng-upgrade BPJS Kesehatan Care Center 1500400 yang dapat dihubungi kapan pun.

Care center yang beroperasi selama 24 jam ini bisa dimanfaatkan untuk memperoleh informasi, melakukan pengaduan, melakukan konsultasi kesehatan, memperoleh pelayanan administrasi peserta JKN-KIS (mutasi dan aktivasi), pendaftaran peserta JKN-KIS, pendaftaran bayi baru lahir kategori PPU anak pertama sampai dengan anak ketiga dan bayi peserta PBI-APBN serta mengetahui denda pelayanan.

Jika konsultasi yang didapat dari care center kurang bisa menyelesaikan masalah, para peserta BPJS Kesehatan pun bisa langsung datang ke kantor BPJS Kesehatan tertentu yang tetap beroperasi pada saat arus mudik lebaran, tepatnya pada tanggal 11, 12, 13, 14, 18, 19, dan 20 Juni 2018 dari pukul 08.00-12.00 WIB



Selain itu, BPJS Kesehatan pun membuka posko mudik di 8 titik padat pemudik pada 9-14 Juni 2018 yaitu di Terminal Pulo Gebang Jakarta, Rest Area Km 57 Cikampek, Stasiun Yogyakarta, Terminal Tirtonadi Surakarta, Terminal Bungurasih Surabaya, Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar, Pelabuhan Gilimanuk Bali, Serta Pelabuhan Merak Banten.

Di posko-posko mudik BPJS Kesehatan tersebut kita bisa mendapatkan pelayanan khusus seperti pelayanan kesehatan, obat-obatan, fasilitas relaksasi, hingga pemberian informasi program jaminan kesehatan kepada para pemudik.



Dengan adanya seabreg pelayanan khusus dari BPJS Kesehatan tersebut, tentu dapat membuat acara mudik kita jadi semakin nyaman pastinya. Nah agar silaturahmi kita makin lancar dan nyaman lagi, ada beberapa tips mudik ala aku yang bisa kalian terapkan saat mudik nanti, berikut diantaranya,

1. Persiapan yang matang

Selalu cek dan ricek lagi semua perbekalan sebelum memulai perjalanan, terutama bagi kalian yang menggunakan jalur darat. Jangan sampai ada yang tertinggal ya... O iya, jangan lupa menitipkan rumah kita pada tetangga yang tidak mudik.

2. Bawa selalu kartu JKN-KIS di dompet

Meski kita tidak mengharapkan kartu tersebut sampai digunakan, namun tetap saja persiapan harus tetap dilakukan. Semua layanan khusus BPJS Kesehatan tersebut hanya dapat digunakan jika kita membawa kartu JKN-KIS.

3. Jangan lupa membayar iuran

Ini penting banget, karena meski kita kemana-mana bawa kartu JKN-KIS tidak akan ada gunanya jika si kartu tersebut ‘kosong’. Jadi sebelum berangkat mudik boleh lah ya mampir sebentar ke ATM buat membayar iuran BPJS Kesehatan terlebih dahulu.

4. Download aplikasi Mudik BPJS Kesehatan

Aplikasi Mudik BPJS Kesehatan ini bisa kita download di play store secara gratis. Aplikasi ini menyediakan telepon penting, alamat kantor BPJS Kesehatan, Fasilitas Kesehatan mitra BPJS Kesehatan, tanya jawab BPJS Kesehatan, info BPJS Kesehatan, Tips BPJS Kesehatan, Lokasi-lokasi penting serta media sosial BPJS Kesehatan. Info yang ada di aplikasi tersebut tentu akan lebih memperlancar acara mudik kita pastinya



Nah, BPJS Kesehatan aja sudah super siap menghadapi arus mudik 2018 ini, bagaimana dengan kalian teman...? Sudah siap untuk mudik dan bersilaturahmi ke kampung halaman kah...? Jangan lupa oleh-olehnya buat yang tidak mudik ya... *teteuuppp


2 komentar:

  1. BPJS kesehatan pasti sedang siap siaga menyambut musim mudik seperti ini.. :)

    BalasHapus
  2. Jadi kedelapan titik posko mudik bpjs hanya utk pemegang kartu jKN-KIS saja ya kak.. Bagi yg tdk terkover mungkin bisa ke posko lainnya ya kak

    BalasHapus