Langsung ke konten utama

cek tekanan darah sendiri dirumah,mengurangi resiko hipertensi loh...

Sebagai ibu rumah tangga, saya jelas bertanggung jawab penuh atas kesehatan suami, dan ketiga anak saya. Saya selalu berusaha semaksimal mungkin memastikan mereka dalam keadaan senantiasa sehat. Tapi ternyata ada satu hal yang luput dari perhatian saya, yaitu soal hipertensi. Jujur,selama ini saya agak meremehkan hal ini, " toh kami masih muda... Masa iya kena hipertensi sih..." itu yang selalu ada dalam pemikiran saya... Dan ternyata pemikiran saya itu tidak sepenuhnya benar...

Tingkat resiko terkena hipertensi memang akan semakin meningkat seiring dengan bertambahnya usia seseorang, tapi bukan berarti kalangan muda tidak memiliki resiko sama sekali... Terlebih bila mengingat gaya hidup masyarakat jaman sekarang yang berubah dengan cepat termasuk pola makannya, dan sudah menjadi gaya hidup yang tidak sehat jelas menyebabkan masyarakat memiliki resiko mengidap hipertensi lebih besar,bahkan sejak usia muda.

Hipertensi atau tekanan darah tinggi sering disebut sebagai " The silent killer " atau " pembunuh diam diam", karena meski hipertensi ini bertanggung jawab aatas 13% dari kematian di seluruh dunia, hipertensi ini tidak memiliki gejala. Apabila tidak segera diobati dan dikontrol secara rutin, hipertensi dapat menyebabkan penyakit jantung,ginjal dan stroke. Sayangnya karena rendahnya kesadaran masyarakat tentang hipertensi, meski setiap tahunnya 10 juta orang diseluruh dunia meninggal karena hipertensi, hanya setengah dari pengidap hipertensi yang meninggal tersebut yang menyadari bahwa mereka terkena hipertensi. Sisanya meninggal tanpa tau sama sekali bahwa sebab dasar kematian mereka adalah hipertensi. Kebanyakan dari mereka terlalu mengangap remeh soal hipertensi ini, dan hanya mengukur tekanan darahnya saat sudah terpapar beberapa penyakit saja, hal inilah yang mendorong PT Omron HealthCare Indonesia dan Indonesian Society of Hipertension ( InaSH) untuk mendorong masyarakat, terutama kaum muda, agar lebih meningkatkan kesadarannya akan bahaya penyakit hipertensi dalam program mengukur tekanan darah jutaan orang didunia selama program " May Measurement Month 2017 "




Dalam konferensi pers yang digelar pada 22 mei 2017 di hotel fairmont jakarta, Yoshiaki Nishiyabu,selaku marketing manager PT Omron Health Care Indonesia,menjelaskan bahwa hipertensi merupakan faktor risiko penyakit jantung dan pembuluh darah. Oleh karena itu, masyarakat, termasuk kalangan muda, perlu menyadari akan bahaya hipertensi dan cara pencegahannya agar tubuh masyarakat indonesia tetap sehat. Karena tubuh yang sehat berawal dari jantung yang sehat, dan jantung yang sehat dimulai dengan memonitor kesehatan jantung secara teratur, diikuti dengan diet seimbang dan rutin berolahraga. Itulah alasan mengapa PT Omron Healthcare Indonesia bercita cita soal Project Zero, yang artinya tak ada lagi insiden serangan jantung dan stroke, sehingga akan terbentuk generasi zero, generasi yang peduli dengan kesehatannya,hidup lebih sehat dan berumur lebih panjang.

Yoshiaki Nishiyabu, Marketing manager Omron


Omron mengajak masyarakat bertanggung jawab atas kesehatan diri sendiri dirumah masing masing dengan menggunakan teknologi pengukuran tekanan darah yang akurat dan dapat digunakan oleh masyarakat awam. Teknologi ini akan mempermudah untuk mengontrol kesehatan mereka secara lebih baik, termasuk memeriksa tekanan darah secara rutin dirumah. Bahkan belum lama ini PT Omron Healthcare Indonesia meluncurkan alat pengukur tekanan darah digital HEM-7280T yang memungkinkan kita sebagai penggunanya memonitor data tekanan darah kita melalui aplikasi Omron Connect yang dapat diinstal langsung pada android kita, sehingga memudahkan kita mengumpulkan data tekanan darah kita serta membantu dokter mengevaluasi data tekanan darah tersebut.


Dengan adanya alat pengukur tekanan darah yang bisa digunakan oleh masyarakat awam ini, Omron berharap alat ini bisa ada disetiap rumah di Indonesia agar kita bisa dengan rutin mengecek tekanan darah kita sehingga bisa terhindar dari penyakit penyakit berbahaya yang disebabkan oleh hipertensi.

Alhamdulillah, saya dan keluarga sudah memiliki alat pengukur tekanan darah Omron, jadi sekarang kami bisa secara rutin mengecek tekanan darah sendiri dirumah... Insya Allah tekan darah keluarga kami akan dapat lebih terkontrol.
Yuk rutin cek tekanan darah sendiri di rumah.... 😄

Komentar

  1. Jangan sampai kena hipertensi salah satunya mengatur pola hidup sehat :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener banget tuh mbak..
      Jangan sampe deh kena hipertensi... Mencegah lebih baik daripada mengobati yaaa...

      Hapus
  2. Mrmang masyarakat harus benar-benar peduli dan bertanggung jawab dengan pola hidup sehat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup... Kalau bukan kita sendiri yang peduli dengan kesehatan sendiri terus siapa lagi... :)

      Hapus
  3. Mrmang masyarakat harus benar-benar peduli dan bertanggung jawab dengan pola hidup sehat

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rainbow Garden

Eat and play
Sabtu,11 Maret 2017,saya bersama trio kroco berkunjung ke Rainbow Garden, taman bermain baru di wilayah Harapan Indah,Bekasi... Maen kesini nih sebenernya karena penasaran denger seorang temen excited banget pas cerita soal rainbow garden ini... Yang katanya tempatnya asik buat foto foto lah... Yang katanya tempatnya oke banget buat makan makan... Yang katanya tempatnya tuh bagus banget buat main anak anak... Dan katanya katanya yang lain....😂😂😂  Cuss,modal penasaran saya ajak deh tuh trio kroco raun kesana... Sekalian jalan jalan sore lah ya... Agak jauh sih dari gerbang utama Harapan Indah... Jalan lurus ke arah transera water park... Jangan sampai kelewat ya... Posisi rainbow garden ini emang agak kedalam... Persis di belakang pom bensin yang deket transera...  Begitu sampai ke lokasi terjawab lah semua rasa penasaran kami... Dan yang tadinya cuma katanya katanya itu benar benar nyata loh... Memang benar,tempatnya oke punya... Dan yang paling penting ramah di kanto…

Cara Ampuh Basmi Nyamuk Bandel Pakai Yang Expert

Beberapa waktu yang lalu, daerah sekitaran rumahku sempat dihebohkan oleh banyaknya warga yang terserang Demam Berdarah Dengue atau yang lebih dikenal dengan sebutan DBD. Dalam satu Rw sudah ada sekitar 5 orang yang terkena penyakit berbahaya tersebut. Tau dong kalau penyakit yang satu ini amat berbahaya bahkan dampaknya bisa sampai pada kematian si penderita. Padahal penyakit berbahaya ini hanya disebabkan oleh binatang kecil bin mungil yang bernama nyamuk. Kesel ga sih denger nya... Binatangnya mah kecil tapi dampaknya amat besar...


Selain nyamuk Aedes Aigypty yang dapat menyebabkan penyakit DBD, chikungunya, dan Zika itu, ada juga nyamuk berbahaya lain yang patut diwaspadai juga loh... seperti Nyamuk Anopheles Sp si pembawa malaria dan nyamuk Culex Sp si penyebab kaki gajah, yang dampaknya bagi manusia pun amat berbahaya.  Ternyata menurut data dari World Health Organization ( WHO ) tahun 2016, menyebutkan bahwa nyamuk adalah binatang paling mematikan didunia. Dikatakan demikian kare…

Trik Menyiasati Pengeluaran Bulanan Bagi Si Penghasilan Harian

Mungkin pepatah yang bilang kalau rumput tetangga akan terlihat lebih hijau tuh benar adanya...
Seringkali aku beranggapan bahwa keluarga yang memiliki penghasilan bulanan itu enak, mereka tinggal membagi bagi penghasilan bulanan nya sesuai dengan pengeluaran rutin bulanannya saja, simpel kan...
Walau kenyataannya sih tidak sesimpel itu juga... Karena aku masih sering mendengar keluhan mereka soal 'tanggal tua'... Tapi aku tetap berpendapat demikian...  menurutku, keluhan mereka soal ' tanggal tua' itu ya berarti salah mereka sendiri tidak pandai pandai mengatur keuangan nya...


Ini jelas berbeda jika kita tidak memiliki penghasilan bulanan dan hanya bertumpu pada penghasilan harian saja tapi tetap harus membayar semua pengeluaran bulanan rutin, seperti keluarga ku ini misalnya...
Keluarga kecil yang kami bangun sejak 9 tahun yang lalu ini, hanya bertumpu pada keuntungan harian yang didapat si ayah dari berjualan makanan kecil di sekolah sekolah, tapi pengeluaran rut…