19/05/19

Berbisnis Out of The Box ala Kelas Kreatif BUMN



Bisa mewarisi bisnis keluarga memang merupakan suatu hal yang menguntungkan, tapi bukan berarti kita harus bersedih hati saat tak ada bisnis yang diturunkan oleh keluarga kita. Justru kondisi tersebut semestinya dapat memaksa kita untuk berpikir keatif agar bisa berbisnis out of the box.

Semangat wirausaha untuk menjadi saudagar muda inilah yang kemudian melatar belakangi diselenggarakannya Kelas Kreatif BUMN di Halal Park beberapa waktu yang lalu. Ya, BNI sebagai salah satu bagian dari BUMN merasa memiliki tanggung jawab terhadap merosotnya semangat ber-wirausaha di kalangan generasi muda belakangan ini, hingga akhirnya mengadakan program kelas kreatif BUMN bertajuk Aku saudagar muda di beberapa kota besar di Indonesia.



Alhamdulillah aku berkesempatan meneguk ilmu langsung dari para narasumber kece yang dihadirkan dalam Kelas Kreatif BUMN bertema Berbisnis Out of the box di era  global pada tanggal 14 Mei 2019 lalu. Kelas kreatif BUMN ini seolah mengubah mindset ku perihal bisnis yang tadinya hanya berkutat seputar bisnis kolot saja.

Berbisnis Out of the box ala kak Aldo, owner MooNyusu

Kurang lebih sama dengan digitalisasi yang terus berkembang, ternyata dunia bisnis pun ikut mengalami perubahan yang cukup signifikan. Nah kita sebagai generasi muda benar-benar dituntut untuk dapat berpikir kreatif saat akan mulai  bisnis. Tak perlu jauh-jauh, coba pikirkan bisnis yang terbilang dekat dengan keseharian kita saja, tapi sebisa mungkin bisnis tersebut merupakan bisnis out of the box.



Menurut Kak Aldo, owner dari MooNyusu,  berbisnis out of the box yang dimaksud disini adalah mencoba berbisnis di luar bisnis yang telah ada, entah itu dari segi variasi produknya, penyajian, maupun trik pemasarannya. Sebagai contoh, bisnis yang saat ini dikelola oleh Kak Aldo, MooNyusu, bisa dibilang out of the box banget. Coba saja tengok dari segi tampilan booth serta cara penyajian dari MooNyusu yang bisa dibilang kekinian itu, benar-benar jauh dari para pebisnis susu lainnya bukan...?!

Namun Kak Aldo tetap mengingatkan pada para peserta Kelas Kreatif BUMN sore itu, memilih bisnis yang out of the box pun tidak bisa sembarangan. Tetap harus ada rules khusus, salah satunya adalah jangan terlalu out of the box banget karena nantinya kita malah harus berhadapan dengan masyarakat yang belum mengenal produk kita tersebut, bahkan kondisi terburuknya, bisa saja masyarakat tidak dapat menerima bisnis kita itu.



Selain kak Aldo, insight baru juga aku dapatkan dari narasumber kedua yakni Kak Selly Hadiati yang memberi saran bisnis dari sisi lain. Kalau Kak Aldo memberi saran bisnis yang nyata, Kak Selly justru memberi pemahaman baru tentang bisnis di sosial media yang sedang tren belakangan ini. Alih-alih hanya curhat di sosial media yang tak jelas juntrungannya, Kak Selly mengajak para peserta Kelas Kreatif BUMN untuk dapat memonetize sosial media yang dimiliki.

Generasi muda dan sosial media memang saling berkaitan satu sama lain, jadi seharusnya bukanlah hal yang sulit untuk kita melakukannya. Ada simbiosis mutualisme antara para penggerak sosial media seperti kita ini dan para pebisnis. Para pebisnis itu memang membutuhkan pemasaran melalui sosial media yang lebih disukai masyarakat jaman sekarang. Celah inilah yang kemudian bisa kita manfaatkan sebagai bisnis out of the box di era global dengan menerima endorsement misalnya.



Untuk memonetize sosial media kita, kak Selly pun memberi rumus AIDA yang merupakan singkatan dari Attention, Interest, Desire, dan Action. Maksudnya adalah saat kita telah dipercaya untuk bekerja sama dengan sebuah brand, maka sebisa mungkin cobalah masukkan unsur AIDA tersebut dalam setiap postingan kita. Dengan begitu, insya Allah brand pun akan merasa puas dengan kerja sama tersebut dan berpeluang untuk kembali melakukannya pada kita.

Selain menghelat Kelas Kreatif BUMN ini, Kementrian BUMN juga memfasilitasi para pebisnis muda dengan dibangunnya Halal Park di area Gelora bung karno. Halal Park ini merupakan wadah aktivitas halal kekinian yang bisa dimanfaatkan oleh para pebisnis dibawah naungan Kementrian BUMN untuk berkembang bersama. Halal Park ini sengaja didesain sedemikian rupa agar dapat terlihat keren dimata para generasi milenial Indonesia, sehingga akan kembali menarik minat mereka untuk berbisnis di sana dan menjadi Saudagar-saudagar muda lainnya.



 Aku sendiri bangga dengan perhatian penuh dari Kementrian BUMN terhadap para calon pebisnis muda ini. Insya Allah kedepannya Indonesia akan dipenuhi dengan para saudagar muda yang sukses dengan bisnis kreatif out of the box nya. Yuk mari kita doakan bersama...


12/05/19

Realme C2 dan Realme 3 pro...? Pilih yang mana ya...?




Selama menyandang profesi sebagai seorang blogger, aku berhasil menganalisa bahwa seringkali ada kaitan khusus antara lokasi tempat berlangsungnya acara dengan inti acara atau segmen pasar dari acara itu sendiri. Seperti pada beberapa waktu yang lalu misalnya, aku mendapat undangan launching smartphone Realme di kawasan Universitas Indonesia, aku pun bisa langsung menebak, pasti ada kaitan khusus antara smartphone itu dengan para anak muda yang ada di Universitas Indonesia tersebut.

Benar saja, jelas bukan tanpa alasan acara launching produk terbaru dari Realme, Realme C2 dan Realme 3 pro ini dilangsungkan di Felfest Universitas Indonesia. Spesifikasi produk terbaru Realme yang dijelaskan dalam acara launching tersebut memang benar-benar mewakili anak muda jaman now. Jangankan mereka yang masih menyandang status sebagai mahasiswa, aku saja amat kepincut dengan smartphone yang digadang-gadang memiliki kecepatan ngebut ini.



Jika dibedah satu per satu berdasarkan apa yang dibutuhkan oleh para generasi milenial saat ini dalam sebuah smartphone, rasanya Realme C2 dan Realme 3 pro ini masih belum terkalahkan di kelasnya. Penasaran...? yuk kita ulas keunggulannya satu per satu...

Realme C2 sang new entri level king

Rasanya sudah menjadi rahasia umum jika para generasi milenial ini seolah punya kekuatan super saat menggunakan smartphone, mereka bisa tahan ber-jam jam di depan layar smartphone, namun sayang nya tidak semua smartphone memiliki daya baterai yang besar dan mampu bertahan lama. Nah hal ini tidak berlaku bagi produk terbaru Realme, Realme C2 yang merupakan penyempurnaan sang Entri level king, Realme C1,  memiliki daya baterai yang cukup besar di kelasnya, yaitu 4000 mAh.



Dari segi kamera, Realme C2 ini telah dilengkapi dengan dual kamera 13 MP + 2 MP yang pastinya akan menunjang aktivitas fotografi kita dengan amat baik. Kabar baiknya adalah kamera dari Realme ini telah ditunjang dengan AI Selfie Camera yang memungkinkan kita mendapatkan hasil gambar selfie dengan efek beauty yang natural dan tidak terkesan lebay.

Alasan kenapa samrtphone ini disebut new entri level king adalah karena dengan spesifikasi serta design yang cukup mumpuni itu, kita bisa mendapatkannya dengan harga yang cukup terjangkau, yaitu Rp 1.499.000 untuk Realme C2 dengan RAM 2 GB dan memori internal 16 GB serta Rp 1.699.000 untuk Realme C2 dengan RAM 3 GB dan memori internal 32 GB.

Realme 3 Pro dukung kecepatan ngebut


Jika Realme C2 masih dirasa kurang memenuhi kebutuhan para generasi milenial, Realme juga menghadirkan Realme 3 Pro yang digadang-gadang memiliki performa dengan kecepatan ngebut. Kecepatan ngebut disini berarti kita bisa menggunakan smartphone secara multi fungsi tanpa harus terkendala masalah-masalah seperti ngelag  dan lain sebagainya.

Kecepatan ngebut dari Realme 3 Pro ini didukung oleh prosesor snapdragon 710 yang dilengkapi AIE, konon katanya hal ini bisa lebih memaksimalkan kinerja dari snapdragon tersebut saat melakukan berbagai tugas berat.



Menariknya adalah Realme 3 Pro ini ternyata juga memiliki daya tahan baterai yang sedikit lebih besar dari Realme C2 yaitu sebesar 4045 mAh plus dilengkapi dengan fitur fast charging yang memungkinkan kita mengisi daya baterai full hanya selama 80 menit saja.

Harga yang ditawarkan oleh Realme 3 pro ini adalah Rp 2.999.000 untuk Realme 3 pro dengan RAM 4 GB dan memori internal 64 GB serta Rp 3.699.000 untuk Realme 3 Pro dengan RAM 6 GB dan memori internal 128 GB.

Jadi, sudah menentukan  mau beli smartphone yang mana...? sahre yuk di kolom komentar...

11/05/19

Kolaborasi cantik Ywaste dan Foodbank of Indonesia, manfaatkan makanan berlebih



Sejak kecil aku sudah dibiasakan oleh nenek untuk tidak membuang-buang makanan, bahkan saat makan piring ku itu harus benar-benar bersih dari sisa makanan, sama sekali tidak boleh tersisa. Menurut nenekku, di luar sana masih banyak orang yang kurang beruntung hingga kesulitan untuk mendapatkan makanan.

Benar saja, Berdasarkan observasi yang dilakukan Foodbank of Indonesia (FOI) di wilayah Jakarta Barat dan Banten, ada fakta bahwa sekitar 40-50% anak-anak pergi ke sekolah dengan perut lapar sehingga mengganggu konsentrasi serta proses belajar mengajar.  Oleh karena itu kita tidak boleh menyia-nyiakan makanan dengan alasan apapun.  Selalu ingat, di luar sana banyak yang masih kekurangan makanan. Alhamdulillah pemikiran ini terus melekat dalam keseharianku hingga dewasa.  



Sayangnya tidak semua orang bisa memegang teguh prinsip seperti ini karena satu dan lain hal, seperti yang terjadi pada sebuah rumah makan misalnya, tentu bukan keinginan pemilik rumah makan tersebut jika pada akhirnya ada makanan yang harus terbuang begitu saja. Bahkan berdasarkan data yang dikutip dari The GlobalFoodbank Network (GFN) menunjukanada 1,3 juta ton makanan yang terbuang setiap tahunnya. Lebih miris lagi ketika membaca bahwa Indonesia tercatat sebagi salah satu dari lima besar negara di dunia dengan jumlah sampah makanan yang terbuang.

Benar-benar angka yang menyedihkan bukan...? Tapi seperti yang telah aku katakan di awal tadi, kita tidak bisa lantas menyalahkan mereka yang membuang makanan itu, karena mungkin saja memang keadaan yang akhirnya mengharuskan mereka melakukan hal tersebut, seperti pada kasus sebuah rumah makan tadi misalnya. Namun meski bukan keinginan mereka, persoalan menyia-nyiakan makanan ini tetap harus dicari solusinya agar tidak ada lagi makanan yang terbuang percuma.



Kabar baiknya, beberapa waktu yang lalu aku telah menyaksikan prosesi penandatanganan kerja sama antara Foodbank of Indonesia dengan Ywaste yang berkolaborasi untuk menjadikan makanan berlebih sebagai bahan pangan yang bermanfaat bagi anak-anak yang masih kekurangan pangan. For your information Ywaste ini adalah sebuah aplikasi yang nantinya akan mempermudah penyaluran makanan berlebih dari berbagai sumber seperti hotel, restoran dan kafe pada mereka yang membutuhkan makanan sesuai data dari Foodbank of Indonesia.

Aplikasi Ywaste ini telah berhasil dijalankan dengan baik di Australia, dan mengingat Indonesia adalah negara kelima penyumbang sampah makanan terbesar di dunia, maka diharapkan aplikasi Ywaste ini bisa menjadi solusi permasalahan ini.



Sistem penyaluran makanan tersebut dimulai dari pendaftaran restoran yang akan menjadi donatur ke admin Ywaste melalui email. Di sini pihak restoran tersebut bisa menentukan jumlah porsi yang akan disumbangkan serta rentang waktunya. Setelah diapprove, restoran itu akan langsung tampil di aplikasi Ywaste dan bisa langsung dipilih oleh para penerima makanan yang telah melalui seleksi dari pihak Foodbank of Indonesia.

Foodbank of Indonesia dipercaya telah memiliki data akurat tentang keluarga yang berhak menerima makanan berlebih dari restoran tersebut secara gratis karena berpengalaman sebagai bank makanan selama lebih dari 4 tahun dan memiliki lebih dari 500 relawan di 17 titik wilayah operasi. Penerima makanan berlebih dari Ywaste ini merupakan keluarga yang dipilih dari data Foodbank of Indonesia. Keluarga tersebut akan diberikan kode akses untuk memilih serta mengambil makanan tersebut langsung ke restorannya.



Kode akses tersebut akan direvisi secara berkala agar t idak salah sasaran dikemudian hari, barangkali saja kan keluarga yang saat ini berstatus sebagai penerima makanan, ternyata kondisi keuangan keluarga tersebut di bulan berikutnya lebih baik dari sekarang. 

Hingga saat ini sudah ada beberapa restoran ternama yang sudah menyatakan kesanggupannya untuk mendonasikan makanan berlebihnya di Ywaste secara berkala, seperti El Asador South American Restaurant Kemang, Auntie' s Kitchen, Jayson's Meats, Daphua Zahrna, dan lain sebagainya.



Menariknya, kelak aplikasi ini juga akan dibuka untuk masyarakat umum yang ingin mendonasikan makanan berlebih yang dimiliki untuk disalurkan melalui  ywaste, seperti saat sedang ada perhelatan atau saat hari raya misalnya. 

Aku pribadi jelas mendukung penuh atas apa yang dilakukan oleh Ywaste dan Foodbank of Indonesia ini. Semoga kedepannya tidak ada lagi masyarakat Indonesia yang kekurangan makanan. Psssttt... Btw, buat kalian semua please jangan pernah menyia-nyiakan makananmu ya...

09/05/19

Perut buncit karena penuh...? Atasi dengan kelima tips ini deh...



Memiliki tubuh mungil sepertiku ini tuh seringkali jadi dilema tersendiri, terutama saat perut sedikit terlihat buncit akibat  waktu BAB yang kurang teratur. Tidak seperti mereka yang memiliki tubuh besar, saat perut membuncit akan amat jelas terlihat bagi kami yang bertubuh mungil, kurang lebih terlihat seperti terkena penyakit cacingan atau kurang gizi  padahal kenyataannya hanya karena belum dikeluarin saja.

Oleh karena itu, aku benar-benar concern terhadap rutinitas pembuangan ini agar tidak sampai buncit. Namun yang namanya kenyataan kadang tak selalu berjalan sesuai dengan keinginan kita, ada saja hal-hal yang akhirnya membuat kita agak sedikit kecewa dengan kenyataan (*tsaaaah). Seperti soal masalah buang membuang kotoran ini misalnya, harapanku untuk selalu rutin BAB terpaksa harus terkendala dengan berbagai hal atau masa-masa tertentu, diantaranya adalah saat sedang hamil atau saat sedang berpuasa.



Saat hamil, perubahan hormonal yang terjadi dalam tubuh kita memang seringkali membuat aktivitas BAB ini jadi sedikit terhambat, terlebih pada saat hamil besar. Motivasiku untuk dapat rutin BAB saat hamil ini bukan lagi soal menjaga agar perut tidak membuncit tapi lebih kepada kenyamanannya saja, bayangkan jika perut yang sudah penuh terisi dengan janin itu harus ditambah lagi dengan kotoran, tentu akan amat sangat tidak nyaman dalam keseharian bukan...?!

Berbeda dengan saat hamil, gaya hidup saat sedang berpuasa seringkali membuat kita sedikit lalai terhadap urusan rutinitas BAB ini. Tengok saja jajaran takjil yang bisa dibilang kurang menyehatkan tapi amat menggoda selera itu, hampir bisa dipastikan selama 30 hari berpuasa kita akan rutin mengkonsumsi takjil-takjil tersebut. Kalau sudah begitu dampak terbesarnya pun jai mudah ditebak, apalagi kalau bukan  waktu BAB yang jadi tidak teratur.



Alhamdulillah-nya kegalauan ku akan hal ini terjawab dalam acara Blogger Gathering yang diadakan oleh Fimelahood dan Dulcolax beberapa waktu yang lalu. Blogger gathering bertajuk Puasa lancar perut nyaman ini memang sengaja dihelat sebelum memasuki bulan suci ramadan agar kita dapat lebih mempersiapkan diri menyambut bulan penuh berkah itu.

Ada beberapa tips menjaga perut tetap nyaman saat berpuasa yang berhasil aku rangkum dari pemaparan para narasumber di acara tersebut, berikut diantaranya,

1.       Perbanyak minum air putih

Standar minum air putih 2 liter dalam sehari sebenarnya tidak bisa dijadikan patokan begitu saja, harus disesuaikan dengan kebutuhan harian air minum masing-masing orang karena berkaitan dengan aktivitas fisik yang dilakukan. Nah saat berpuasa kita tetap harus menjaga kecukupan hidrasi ini dengan cara memenuhinya saat sahur dan berbuka agar tidak terserang sembelit yang membuat BAB jadi kurang teratur



2.       Perbanyak konsumsi serat,

Godaan takjil nan menggiurkan di bulan ramadan itu boleh saja kita ikuti tapi kita tetap wajib memperhatikan banyaknya asupan konsumsi serat dalam menu harian selama bulan suci ini. Serat-serat itu bisa kita dapatkan dari mengkonsumsi buah dan sayur secara rutin.

3.       Tetap lakukan aktivitas fisik

Berpuasa bukan alasan tepat untuk kita menjadi malas melakukan aktivitas fisik, karena aktivitas fisik ini amat berperan dalam metabolisme tubuh, termasuk dalam urusan rutinitas BAB ini pastinya.



4.       Hindari stress

Stress ini tuh bisa dikatakan sebagai sumber berbagai penyakit, jai menghindari stress amat disarankan oleh pihak kedokteran demi mendapatkan tubuh yang sehat. Bahkan untuk urusan rutinitas BAB ini pun masih berkaitan erat dengan tingkat stress  yang dialami oleh seseorang

5.       Konsumsi obat pencahar

Langkah terakhir ini bisa kita ambil jika keempat tips di atas masih belum mampu mengatasi ketidakteraturan waktu BAB kita.  Menurut dr Riana Nirmala Wijaya selaku Sanofi Medical Expert yang didaulat sebagai narasumber, waktu BAB yang baik itu adalah setiap tiga hari sekali dan tanpa harus mengejan. Oleh karena itu jika BAB sudah melewati batas waktu tersebut, apalagi sampai disertai dengan gejala-gejala tertentu seperti perlu usaha lebih untuk mengeluarkannya atau berdarah, maka kita disarankan untuk segera minum obat pencahar.



Bicara soal obat pencahar yang telah menjadi top of mind di masyarakat,  Ibu Debi Widianti selaku senior Brand Manager Dulcolax, dengan percaya diri menganjurkan Dulcolax yang memang sudah terpercaya mengatasi BAB sejak lama. Alasannya adalah karena Dulcolax memang telah teruji efektivitas dan keamanannya serta telah terdaftar di BPOM sehingga masyarakat tidak perlu khawatir lagi.

Menariknya, tidak seperti brand obat pencahar lainnya, Dulcolax memiliki banyak varian yang bisa kita pilih sesuai kebutuhan masing-masing, diantaranya adalah, Dulcolax Bisacodyl berbentuk tablet yang memiliki efek sekitar 12 jam setelah diminum, Dulcolax Bisacodyl supositoria yang berbentuk kapsul dan dimasukkan kedalam anus serta memiliki efek kerja 30 menit, dan terakhir ada Dulcolax Bisacodyl  lactulosa yang berbentuk sirup sehingga bisa digunakan oleh semua anggota keluarga.



For your information, Dulcolax ini juga telah menjadi andalan keluarga dokter cantik sekaligus selebriti, Nycta Gina. Insya Allah aku akan mulai menyetok persediaan Dulcolax di kotak P3K di rumahku agar bisa puasa lancar perut nyaman, kalian bagaimana teman...? Jangan biarin numpuk ya, atasi susah BAB pake Dulcolax aja ya...

07/05/19

Jantung sehat sejak muda dengan Nestle Acticor



Memang benar kalau yang namanya umur seseorang itu sudah diatur jauh sebelum orang tersebut dilahirkan ke dunia ini, namun bukan berarti kita boleh lalai dalam menjaga kesehatan. Biar bagaimanapun menjaga kesehatan adalah sebuah keharusan yang tetap wajib dilakukan oleh setiap manusia. Namun sayangnya belakangan ini, banyak dari kita yang sedikit lalai perihal kesehatan tersebut, terbukti dengan tingginya angka kematian di usia produktif.

Berdasarkan data dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia saja sudah menunjukan bahwa ada beberapa penyakit yang biasanya hanya menyerang mereka yang berusia lanjut saja tapi sekarang justru ditemukan pada mereka yang berada di usia produktif, salah satunya adalah dalam kasus penyakit jantung koroner yang mulai menyerang kelompok usia 25-29 tahun.



Jujur, aku agak terhenyak ketika mengetahui data tersebut, perasaan takut dan sedikit tertampar sempat memenuhi benakku. Ya, aku pun sadar kalau masih amat jauh dari perilaku hidup sehat yang seharusnya aku lakukan dalam keseharian. Tapi bukankah lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali...?

For your information, penyakit Jantung koroner memang merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia, tepatnya sekitar 12,9 %. Jika melihat dari fungsi Jantung terhadap tubuh manusia, bisa dibilang jantung merupakan nyawa dari manusia tersebut. Oleh karena itu kalau ingin panjang umur maka menjaga kesehatan jantung ini adalah suatu kewajiban buat kita.



Meski tidak terlalu mudah, sebenarnya menjaga kesehatan jantung itu bukanlah suatu hal yang sulit, hanya memerlukan sedikit kedisiplinan saja.  Dalam acara konferensi pers yang diadakan oleh Nestle Acticor beberapa waktu lalu, aku berhasil merangkum beberapa tips untuk menjaga kesehatan jantung kita, berikut diantaranya,

1.       Perbanyak aktivitas fisik

Aktivitas fisik yang dimaksud disini adalah benar-benar aktivitas fisik yang memang ditujukan untuk berolah raga, seperti lari pagi atau jalan santai. Akan lebih baik jika aktivitas fisik ini dilakukan secara rutin dan berkesinambungan.

2.       Hindari stress

Sadar atau tidak, stress ini tuh bisa dikatakan sebagai sumber dari berbagai macam penyakit. Aku sih paham betul kalau yang namanya hidup itu tidak akan jauh-jauh dari masalah, tinggal bagaimana cara kita untuk menghadapi nya saja, selalu ingat semakin kita stress maka semakin mudah berbagai penyakit menyerang kita.



3.       Perbanyak konsumsi sayuran dan buah

Kandungan vitamin dan mineral yang ada dalam berbagai jenis sayuran dan buah tersebut memang sudah tidak diragukan lagi, namun entah kenapa hal ini masih saja sering diabaikan oleh banyak orang. Jadi jangan sampai malas lagi mengkonsumsi sayur dan buah ya,

4.       Kurangi asupan lemak jenuh dan trans-fat

5.       Perbanyak konsumsi serat pangan.

Dalam sebuah penelitian menunjukan bahwa mengkonsumsi serat pangan sebanyak tujuh gram sehari dapat menurunkan penyakit jantung sebesar 9%. Ini jelas angka yang wajib kita beri perhatian lebih demi mengurangi besarnya penderita jantung tadi. Sayangnya kebanyakan anak muda sekarang ini kurang aware terhadap masalah jantung tersebut. Harus ada pendekatan khusus yang dilakukan demi mengajak para generasi muda itu, nah hal ini lah yang membuat Nestle Indonesia akhirnya memperkenalkan Nestle Acticor pada masyarakat Indonesia.



Nestle Acticor ini adalah minuman yang mengandung susu, diperkaya inulin dari Chicory dan beta glucan dari oats yang merupakan serat pangan larut dan teruji secara klinis mampu membantu menurunkan kadar kolesterol. Tak hanya itu saja, Nestle Acticor juga mengandung vitamin B1 dan B2 yang berperan sebagai koenzim perubahan karbohidrat menjadi energi.

Kemasan Nestle Acticor yang bisa dibilang terlihat kekinian ini diharapkan dapat menarik perhatian para generasi muda untuk kembali menjalankan gaya hidup sehatnya. Selain itu agar dapat lebih dikenal luas, beberapa waktu yang lalu, Nestle Indonesia pun mengadakan sebuah event keren bertajuk #LiveHeartFirst yang sengaja ditujukan untuk para generasi muda kita untuk menerapkan gaya hidup sehat dan terus  aktif.

Lalu setelah membaca artikel ini, kira-kira apa nih yang ada dalam pikiran kalian...? masih nyaman kah dengan pola hidup yang sekarang kamu jalani...? atau mulai ada keinginan untuk menerapkan gaya hidup sehat demi jantungmu...? Pssstt jangan lupa masukkan Nestle Acticor dalam rincian pola hidup sehatmu ya...

06/05/19

#PunyaSimpenan Emas lebih aja agar prioritas mu tercapai



Pada tulisanku sebelumnya, aku pernah membahas soal mengatur keuangan keluarga dengan menggunakan sistem alokasi pengeluaran berdasarkan acuan presentase, tepatnya pada tulisan Bijak kelola keuangan keluarga. Sistem pegaturan keuangan tersebut jelas tidak salah jika diterapkan pada keluarga yang memang memiliki keuangan sehat, namun akan menjadi sedikit bermasalah jika digunakan oleh keluarga lain yang keuangannya belum baik.

Aku katakan demikian karena pemasukan yang diterima masing-masing keluarga pasti berbeda, jadi tidak bisa langsung di-sama-rata-kan begitu saja dengan sebuah presentase. Hal ini sempat mengendap cukup lama dalam pikiranku hingga pada beberapa waktu lalu aku mendapat sebuah insight baru dalam hal pengelolaan keuangan keluarga ketika menghadiri acara Blogger Gathering yang diadakan oleh Treasury di South Quarter Tower beberapa waktu lalu.



Kak Melvin Mumpuni, seorang Financial Planner sekaligus founder Finansialku yang kala itu didaulat sebagai pembicara dalam acara tersebut pun sempat memaparkan tentang perbedaan yang mungkin  akan terjadi di setiap keluarga saat akan mengatur keuangan keluarganya. Ada banyak faktor yang memunculkan perbedaan-perbedaan tersebut, namun yang ditekankan oleh Kak Melvin adalah kebutuhan apa yang menjadi prioritas bagi sebuah keluarga, nantinya prioritas inilah yang akan menjadi pedoman dalam pengelolaan keuangan keluarga secara keseluruhan.

Sebagai contoh, misal nya saja, pada keluarga A ingin memprioritaskan pendidikan anaknya yang saat ini sudah memasuki masa SMA. Dengan begitu, pengelolaan keluarganya akan otomatis berpusat pada cara-cara untuk mencukupi prioritas tersebut, seperti dengan mengurangi alokasi dana untuk kebutuhan lain demi mencukupi dana pendidikan itu.



Nah untuk dana besar yang harus disiapkan oleh sebuah keluarga agar prioritas nya bisa tercapai, Kak Melvin menyarankan untuk menabung dengan besaran yang sudah dihitung dari pembagian besarnya dana tadi dengan waktu menabungnya.Namun mengingat inflasi yang pasti akan terjadi seiringberjalannya waktu, maka Kak Melvin pun kembali memberi tips sederhana untuk mengatasinya, yaitu menabung di tempat aman yang pastinya memiliki kemungkinan kecil untuk tergilas inflasi.

Adakah tempat menabung seperti itu...? sebenarnya tanpa kita sadari, sudah sejak dahulu kala para orang tua kita sudah memberi nasehat soal menabung aman ini, yup aplagi kalau bukan dengan memiliki emas sebagai tabungan jangka panjang. Meski nilai emas tersebut akan naik turun setiap waktu, namun jika dibuat grafik, maka akan langsung terlihat bahwa nilai emas itu memang cenderung naik sesuai inflasi yang terjadi. Dari sinilah banyak yang menyarankan untuk memiliki emas sebagai tabungan aman jangka panjang.



Namun meski begitu, jangan beranggapan kalau emas itu adalah investasi ya, karena keuntungan yang didapat dari memiliki emas ini hanya sebatas menjaga nilai uang saja, tidak sebesar investasi jenis lain.  Jadi jika kita ingin menabung jangka panjang agar dapat mencapai prioritas keluarga maka menabung emas adalah pilihan yang tepat.

Menabung emas di era digital seperti saat ini pun terbilang cukup mudah, bisa dengan cara offline seperti yang biasa dilakukan para orang tua jaman dulu dengan membelinya di toko emas terdekat, atau bisa juga menabung emas secara online, seperti menabung emas di Treasury misalnya.



For your information, Treasury merupakan situs perdagangan serta penyimpanan emas batangan dan perhiasan secara daring melalui website dan mobile apps. Untuk menjamin keamanan, Treasury pun telah bekerja sama dengan   UBS sebagai penyedia emas dengan sertifikat ISO serta telah mencatatkan diri di OJK dan telah melengkapi semua persyaratan agar dapat terdaftar di OJK tersebut.

Menariknya, ada satu fitur di Treasury yang bernama teman Treasury dimana kita bisa ikut andil dalam mempromosikan aplikasi ini pada orang terdekat dan mendapatkan tabungan emas dari hal tersebut. Nantinya kita akan mendapatkan sebuah kode referensi yang bisa lagsung disebarkan, dan kabar baiknya adalah bukan hanya kita saja yang mendapatkan bonus emas tersebut tapi orang yang memakai kode referensi kita itu pun akan mendapat tabungan emas juga, yah istilahnya simbiosis mutualisme gitu deh...



Jadiiii... kira-kira apa aja nih prioritas keuangan keluarga mu...? Udah siap #PunyaSimpenan emas lebih di Treasury demi mewujudkan prioritas mu itu...? Psssttt... kalau kalian ingin download Treasury boleh kali pakai kode referensi TRS-natara aja... hehehe...

03/05/19

Strategi promosi koperasi bikin kita kenal lebih dekat dengan koperasi zaman now


Strategi promosi koperasi


Perkembangan teknologi digital belakangan ini tuh memang seolah seperti sedang berlari saling kejar-kejaran satu sama lain. Mau tidak mau kita semua dituntut untuk dapat terus mengejar kemajuan teknologi digital tersebut agar tidak tertinggal jauh dibelakang. Hal inilah yang pada akhirnya membuat Kementrian koperasi dan UKM terus berbenah terutama dalam hal strategi promosi koperasi.

Agak miris memang, semangat koperasi yang dulu selalu digaung-gaungkan oleh para tetua Indonesia itu, saat ini agak kurang terdengar di kalangan para generasi milenial yang notebene adalah penerus bangsa ini di masa depan. Kementrian koperasi dan UKM sendiri cukup menyadari hal ini, Oleh karena itu demi menemukan formula khusus soal strategi promosi koperasi ini, beberapa waktu yang lalu diadakan lah Forum diskusi yang fokus membahas permasalahan tersebut.

Strategi promosi koperasi


Agar lebih tepat sasaran, pada forum diskusi tersebut tak hanya pihak kementrian koperasi saja yang diikutsertakan, tapi juga perwakilan dari generasi milenial, blogger dan beberapa penggerak media sosial. Ya, bisa dibilang Kementrian koperasi ingin mengajak para generasi milenial yang lebih paham soal dunia digital saat ini untuk sama-sama berembuk soal harapan akan seperti apa kementrian koperasi dan UKM kelak di masa depan.

Sebenarnya, strategi promosi koperasi saat ini sudah terbilang cukup baik hanya kurang melakukan pendekatan pada dunia digital seperti sosial media. Karakteristik koperasi sekarang yang memberikan kesempatan lebih pada anak muda untuk berekspresi menunjukan kreativitasnya di berbagai event koperasi pun sudah menunjukan kemajuan. Namun tetap masih terasa kurang maksimal dan kalah jika dibandingkan dengan kementrian-kementrian lain yang sudah lebih dulu terjun di dunia digital ini.

Strategi promosi koperasi


Koperasi sendiri akan amat membantu para generasi milenial yang kekurangan modal saat membuka usahanya, jadi akan amat disayangkan jika semangat koperasi ini hilng begitu saja ditelan jaman jika kita semua tidak berperan aktif menjaga koperasi di mata masyarakat.

Strategi promosi koperasi di sosial media


Menariknya, dalam acara forum diskusi tersebut, dihadirkan pula Kak Abdalla Gifar Abisena, seorang konten kreator Dewan Film Kota Bandung yang paham betul dengan dunia digital ini. Kaka ganteng tersebut memaparkan beberapa hal penting yang juga bisa kita terapkan untuk diri sendiri, berikut diantaranya,



Buat konten kreatif yang milenial banget


Ya, kementrian koperasi disarankan untuk mengelola sosial medianya secara santai dan terbuka agr menarik perhatian para anak muda untuk cari tau lebih jauh soal perkoperasian. Hal ini dianggap sebagai strategi promosi koperasi yang terbilang ampuh.

Sebagai contoh, sebut saja akun twitter 2 brand ojek online misalnya, dalam pengelolaan akunnya tersebut sang admin terbilang santai dan terkesan nyeleneh, tapi hal inilah yang menjai daya tarik tersendiri. Bayangkan saja, andai akun sosial media dari koperasi bisa seinteraktif akun-akun tersebut, maka tidak menutup kemungkinan koperasi bisa jauh lebih dekat dengan para anak muda bukan...?!

Strategi promosi koperasi


Konten video untuk strategi promosi koperasi lebih baik daripada konten foto


Saat ini, konten video memang masih cukup diminati oleh para generasi milenial, namun para ahli teknologi digital telah memprediksikan kalau kedepannya konten video akan lebih disukai dibanding konten foto. Jadi, daripada menunggu konten foto hilang ditelan jaman, tentu akan lebih baik jika kementrian koperasi mulai menggarap konten video untuk diupload di semua sosial medianya.

Penggunaan hastag yang clickable dianggap strategi promosi koperasi yang jitu.


Selain untuk menjadi perbincangan, hastag yang unik itu seringkali berhasil menarik perhatian para anak muda dan membuat mereka cari tau ebih jauh perihal hastag tersebut. Jadi jika kementrian koperasi bisa menemukan hastag yang tepat serta clickable tadi tentu akan makin mempermudah kementrian koperasi masuk kedalam dunia anak milenial tersebut.

Kurang lebih hal-hal tersebut lah yang menjai bahan perbincangan kami dalam forum diskusi tersebut, kira-kira apakah kalian punya ide lain yang bisa diterapkan oleh kementrian koperasi...? Atau adakah hastag yang terlintas di pikiran kalian untuk menjadikan kementrian koperasi ini bahan perbincangan di kalangan para generasi milenial...? yuk di share dan kita diskusikan bareng teman....




Sederhana nan elegan ala Syana by Viena Muthia



Seringkali inspirasi itu justru datang dari keseharian kita sendiri, begitulah kurang lebih yang dialami oleh Kak Viena Muthia ketika pada beberapa waktu yang lalu resmi meluncurkan Sya'na yang berarti syar'i by Viena itu. Kak Viena yang sehari-hari mengenakan hijab dan sempat merasa kesulitan mencari busana muslim yang sesuai dengan seleranya akhirnya memutuskan untuk kembali mendesign busana yang cukup berlawanan arah dengan design-design sebelumnya.



For your information, sebelumnya Kak Viena ini telah mengenalkan brand busana premium VM by Viena Muthia yang didominasi oleh busana pesta nan glamor. Kebanyakan dari busana yang ditawarkan oleh VM by Viena Muthia ini bisa dicustom sesuai ukuran serta keinginan sang pelanggan, tentu dengan harga yang tak kalah glamor pastinya karena Kak Viena memang tidak pernah main-main soal kualitas produknya.



Sebagai pembanding, diawal sesi acara fashion show peluncuran Sya'na beberapa waktu lalu itu dimulai dengan peragaan fashion VM by Viena muthia terlebih dahulu. Ya, Kak Viena ingin semua pelanggan setianya yang juga diundang pada acara tersebut dapat langsung memahami perbedaan dari kedua brand nya tersebut.

Berlawanan dengan VM by Viena Muthia yang sekali lirik saja sudah langsung terlihat kemewahannya, Design-design Syana memang lebih simpel dan sederhana. Meski begitu entah kenapa aku sendiri justru bisa merasakan kehebatan dari Kak Viena dalam mendesign busana, keren aja ketika melihat design yang begitu simpel tapi malah terlihat manis, anggun serta elegan.



Selain sederhana dan simpel tadi, design dari Sya'na memang didominasi dengan potongan two pieces, seperti outer-outer cantik. Menurut kak Viena, design two pieces masih menjai favorit para costumernya karena lebih mudah untuk dipadu-padankan dengan busana lainnya sehingga lebih fleksibel.



Seperti busana yang dipakai oleh Kak Viena pada saat fasion show berlangsung saja misalnya, ia mengenakan setelan gamis pink dengan design print bunga hasil karyanya, dipadukan outer berwarna maroon. Benar-benar terlihat manis dilihat, baik dengan menggunakan outer atau tanpa outer tersebut. Masih menurutnya, outer tersebut nantinya bisa ia padukan dengan busana lain untuk menambah kesan elegan pada busana yang ia kenakan.



Kesederhanaan Sya'na pun terlihat dari warna-warna yang dipilih kak Viena dalam designnya. Ya, tidak seperti VM by Viena Muthia, warna-warna busana Sya'na memang jauh dari warna glamor, Kak Viena hanya menggunakan warna-warna aman saja, seperti pink muda, navy, hitam, maroon dan warna yang tidak mencolok lainnya.



Hingga saat ini Sya'na belum memiliki store khusus, masih bergabung dengan Viena Muthia, tapi tidak menutup kemungkinan dalam waktu dekat akan dibuka store khusus nya. Jadi buat kalian yang penasaran dengan semua produk Sya'na ini bisa langsung mengunjungi Store VM by Viena Muthia saja atau bisa melakukan pemesanan online di beberapa e-commerce yang telah bekerja sama dengan Kak viena.



Sya'na ini seolah menjawab anggapan yang mengatakan kalau busana muslim itu tak harus glamor untuk dapat menyandang kesan elegan, karena design yang simpel dan sederhana juga pantas dibilang elegan asal kita cerdas memadupadankannya.

Jadi, udah siap dong berburu busana muslim di Sya'na untuk menyambut bulan suci Ramadhan...? atau malah sekarang udah sibuk searching-searching soal Sya'na nih...? awas hati-hati kalap ya, serius aku ga tanggung jawab loh kalau kalian akhirnya kena sindrom pengen memborong semua busana Sya'na ini... Hehehe...


02/05/19

Siap tertawa lepas di awal Ramadhan...? akses BukaTawa di BukaNonton aja...



Dulu aku sering merasa heran tiap kali melihat banyaknya tayangan komedi pada saat bulan ramadhan. Namun seiring berjalannya waktu, aku mulai paham alasan terbesar dari keberadaan tayangan-tayangan komedi tersebut. Tayangan komedi yang notabene akan mengajak penontonnya untuk tertawa itu ternyata memang memiliki banyak manfaat bagi tubuh, baik dalam kondisi normal maupun saat berpuasa.

Setidaknya ada beberapa manfaat yang berhasil aku rangkum dari hasil buruanku di belantara Google sana, diantaranya adalah tertawa dapat menghasilkan aura positif, menurunkan tekanan darah, menghilangkan stress, meningkatkan imunitas, menghilangkan rasa sakit dan masih banyak lagi manfaat tertawa lainnya yang tidak mungkin aku sebutkan satu persatu disini. 




Pada bulan ramadhan sendiri, tertawa bisa bermanfaat sebagai alat untuk sedikit mengalihkan perhatian kita dari rasa lapar dan haus. Oleh karena itu, wajar saja jika ada begitu banyak tayangan bernuansa komedi yang hadir pada saat bulan ramadhan tiba. Berangkat dari hal ini lah kemudian Bukalapak sebagai salah satu perusahaan teknologi terbesar di negeri ini pun tak mau ketinggalan untuk memanjakan para pelanggannya dengan tayangan komedi di salah satu fiturnya.

Tak tanggung-tanggung, demi memberikan pelayanan yang berkualitas pada pelanggan-pelanggannya, Bukalapak pun menggandeng Comika.id untuk menghadirkan BukaTawa. For your information, BukaTawa ini merupakan  wadah bagi para pelaku dan pecinta stand-up comedy di Indonesia. Dan kabar baiknya adalah, aku berkesempatan untuk ikut menyaksikan secara langsung BukaTawa pada hari pertamanya, yaitu di tanggal 19 April 2019 lalu.



Acara BukaTawa ini digelar selama tiga hari, tepatnya di tanggal 19-21 April 2019, di Balai Kartini, Jakarta dengan menghadirkan 15 komika terbaik Indonesia, diantaranya adalah Ridwan Remin, Gilang Bhaskara, Sakdiyah, Babe Cabita, Adjis Doaibu, Marshel Widianto, Uus, Rigen, Awwe, Ryan Adrindhy, Wawan Cikuk, Rahmet, Kukuh, Popon Kerok, serta Sammy Notaslimboy.

Pada setiap show nya dihadirkan 5 komika dengan durasi stand-up yang kurang lebih sama dan dipandu oleh Pandji Pragiwaksono sebagai MC. Nantinya BukaTawa ini akan disiarkan ulang pada fitur BukaTawa yang bisa diakses oleh para pembeli prioritas di Bukalapak mulai tanggal 5 Mei 2019 yang insya Allah merupakan awal bulan ramadhan.



Mungkin karena memang komika yang hadir merupakan komika terbaik Indonesia versi Comica.id, acara BukaTawa di hari pertama benar-benar pecah abis dipenuhi oleh gelak tawa yang seolah tak ada  habisnya. Yup, aku sampai capek tertawa dibuatnya sepanjangan acara mulai pukul 19.00-22.00 WIB.

Salah satu komika favorit yang berhasil membuatku tertawa lepas adalah Gilang Baskhara, komika kedua dalam BukaTawa hari pertama itu. Menurutku materi Stand-up comedy yang dibawakan oleh Gilang tersebut terbilang cerdas. Sepanjang penampilannya sama sekali tak mengeluarkan materi yang mungkin saja akan menyakiti hati salah satu pihak, seperti celaan atau sindiran, tapi ia  tetap bisa memancing tawa penonton.



Materi yang dibawakan sebagai bahan Stand-up comedy nya itu sama sekali bukan materi ‘berat’, tapi hanya seputar lelucon receh yang biasa hadir dalam keseharian kita, namun karena terlalu receh itulah yang justru malah membuat para penonton tertawa terbahak-bahak. Ya, kadang kita tuh tidak membutuhkan lelucon yang harus ‘memakan korban’ bukan...?! Serius, aku benar-benar mengapresiasi kecerdasan Kak Gilang dalam hal ini...

O iya seperti yang tadi diawal sudah aku sebutkan, acara BukaTawa ini akan disiarkan ulang di fitur BukaNonton pada awal Ramadhan yang bisa diakses oleh pembeli prioritas di aplikasi Bukalapak.  So, buat kalian yang sudah mendowload aplikasi Bukalapak di smartphone mu jangan ragu untuk mendaftarkan diri menjai pembeli prioritas di Bukalapak.



Cara mendaftar nya pun terbilang cukup mudahloh, kita hanya perlu menuju ke menu pembeli prioritas yang ada pada bagian paling bawah menu favorit, setelah itu kita bisa langsung klik berlangganan deh. Ada banyak fitur yang hanya diperuntukan untuk para pembeli prioritas ini, salah satunya adalah BukaNonton tersebut. 

Jadi, udah siap tertawa terbahak bahak di BukaTawa pada awal Ramadhan nanti? yuk segera daftar jadi pembeli prioritas di Bukalapak.