Langsung ke konten utama

Panen Raya Buah Naga Dan Nanas, Wujud Nyata Hasil Wakaf Produktif Dompet Dhuafa

Beberapa waktu yang lalu aku pernah membahas soal wakaf uang yang saat ini banyak dilakukan oleh berbagai kalangan masyarakat dengan cara yang berbeda beda.

Selengkapnya bisa dibaca di Manfaat wakaf dari Sunlife, Dunia nya dapat akherat pun dapat

Wakaf uang ini memang jadi lebih disukai karena sifatnya yang bisa lebih fleksibel dibanding wakaf dalam bentuk lain, seperti dalam hal jumlahnya saja, wakaf uang ini memungkinkan para umat muslim dengan kondisi keuangan pas pas an sekalipun untuk tetap bisa menunaikan ibadah ini. Selain itu, wakaf uang pun lebih fleksibel dalam pemanfaatan nya, jadi bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan masyarakat itu sendiri.


Dalam perkembangannya, wakaf uang yang fleksibel ini kemudian sering disebut sebagai Wakaf Produktif. Sebelumnya, beberapa waktu yang lalu aku pernah mengunjungi Kampung Ternak Nusantara Dompet Dhuafa di daerah Nyalindung, Sukabumi selatan, yang merupakan salah satu contoh wakaf produktif, dimana wakaf uang yang dikumpulkan oleh Dompet Dhuafa tersebut kemudian dikelola dengan cara mendirikan Kampung Ternak Nusantara itu.

Selengkapnya bisa baca Pemertaan Hewan Kurban dengan Kurbanesia

Dan kali ini, Alhamdulillah pada 25 Oktober 2017 lalu aku kembali berkesempatan untuk melihat langsung "hasil" dari wakaf uang yang telah dikumpulkan dan dikelola dengan baik oleh Dompet Dhuafa dalam program pertanian di Subang, Jawa Barat sehingga dapat menjadi salah satu bentuk wakaf produktif lain dari Dompet Dhuafa.

Aku yang belum pernah sama sekali melihat kebun nanas dan buah naga tentu amat antusias mengikuti acara Panen raya buah Naga dan Nanas yang diadakan Dompet Dhuafa ini. Begitu aku menginjakkan kaki di lahan seluas 10 hektar di desa Cirangkong, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang, Jawa barat itu, aku pun benar benar dibuat takjub oleh "hasil" wakaf uang yang dikumpulkan Dompet Dhuafa itu. Dompet Dhuafa berhasil menyulap lahan yang tadinya hanya berupa lahan kosong berisi semak belukar tersebut menjadi lahan produktif yang bisa menghasilkan seperti sekarang ini.


Lahan itu pun ditanami berbagai macam buah buahan dengan sistem tumpang sari agar dapat lebih memaksimalkan fungsi dari lahan tersebut. Saat kami berkunjung kesana, tanaman yang ditanam di situ adalah buah naga, buah nanas dan buah pepaya. Pemilihan ketiga tanaman itu bukan tanpa sebab loh, karena biar bagaimanapun tanaman dengan sistem tumpang sari haruslah tanaman yang benar benar mendukung satu sama lain. Contohnya ketiga tanaman ini, buah naga yang butuh cahaya matahari lebih banyak tentu tidak akan terganggu dengan kehadiran buah nanas yang ukuran tinggi tanamannya lebih kecil, begitu juga tanaman pepaya, jika sudah terlalu rimbun dan dirasa akan menggangu tanaman buah naga maka tanaman pepaya tersebut akan diregenerasi.


Selain memberi kesempatan masyarakat sekitar untuk ikut serta mengolah dan mengembangkan lahan tersebut, Dompet Dhuafa pun aktif memberikan edukasi edukasi khusus soal pertanian pada masyarakat yang kebanyakan hanya memakai sistem pertanian tradisional saja. Edukasi edukasi seperti ini tentu amat penting untuk mengembangkan pertanian tersebut dan untuk menyelesaikan berbagai hambatan yang seringkali terjadi di lapangan, seperti hama dan penyakit kanker batang yang acapkali menghampiri tanaman buah naga.


Selain pemanfaatan lahan tersebut sebagai lahan pertanian, Dompet Dhuafa pun telah membangun dua unit penginapan dengan desain tradisional yang terkesan adem untuk dapat disewa bagi siapapun yang ingin merasakan bermalam di tengah kebun nanas dan buah naga tersebut. Harga sewa yang ditawarkan pun relatif terjangkau, hanya Rp 200.000 saja per malam cukup untuk dua - tiga orang.


O iya, nantinya jika dana wakaf uang yang dikumpulkan telah mencukupi, Dompet Dhuafa pun akan membangun Pabrik Ekstrak buah dan makanan olahan lainnya seperti selai, sirup, dan lainnya. Pabrik ini diharapkan dapat membuat masyarakat sekitar lebih padat karya lagi. Nantinya, karyawan yang diperkerjakan di pabrik tersebut adalah masyarakat dari kalangan kaum dhuafa.



Pembelian dan pengolahan lahan di desa cirangkong ini menjadi bukti nyata peran Dompet Dhuafa dalam memberdayakan dan mengangkat potensi lokal daerah.
Wakaf produktif Dompet Dhuafa ini amat dibutuhkan diantara banyaknya tanah wakaf yang tidak dikelola dengan baik. Coba lihat deh disekitar kita, masih banyak tanah wakaf yang akhirnya hanya dibiarkan begitu saja, tanah wakaf yang tidak produktif seperti ini amat memungkinkan di salahgunakan oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab bukan... ?! Jadi bukankah akan lebih baik jika ada badan lembaga khusus yang dapat secara amanah mengelola nya... ?!

Wakaf tidak harus dengan nominal yang besar, semampunya saja... Sedikit yang kita wakaf kan akan lebih bermanfaat jika disatukan untuk wakaf produktif ini...
Buat kalian yang ingin juga ikutan berwakaf bisa langsung melalui rekening wakaf produktif Dompet Dhuafa berikut ya...

Bank BII Syariah 2.700.001.382
Bank BNI Syariah 009.153.8995
Bank Mega Syariah 100-000-0536
Bank Syariah Mandiri 7.000.493.133
BCA 237.304.8887
Bank Muamalat 0000.37.3423
Bank Mandiri 101.000.662.669
A/n Yayasan Dompet Dhuafa Republika






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rainbow Garden

Eat and play
Sabtu,11 Maret 2017,saya bersama trio kroco berkunjung ke Rainbow Garden, taman bermain baru di wilayah Harapan Indah,Bekasi... Maen kesini nih sebenernya karena penasaran denger seorang temen excited banget pas cerita soal rainbow garden ini... Yang katanya tempatnya asik buat foto foto lah... Yang katanya tempatnya oke banget buat makan makan... Yang katanya tempatnya tuh bagus banget buat main anak anak... Dan katanya katanya yang lain....😂😂😂  Cuss,modal penasaran saya ajak deh tuh trio kroco raun kesana... Sekalian jalan jalan sore lah ya... Agak jauh sih dari gerbang utama Harapan Indah... Jalan lurus ke arah transera water park... Jangan sampai kelewat ya... Posisi rainbow garden ini emang agak kedalam... Persis di belakang pom bensin yang deket transera...  Begitu sampai ke lokasi terjawab lah semua rasa penasaran kami... Dan yang tadinya cuma katanya katanya itu benar benar nyata loh... Memang benar,tempatnya oke punya... Dan yang paling penting ramah di kanto…

Cara Ampuh Basmi Nyamuk Bandel Pakai Yang Expert

Beberapa waktu yang lalu, daerah sekitaran rumahku sempat dihebohkan oleh banyaknya warga yang terserang Demam Berdarah Dengue atau yang lebih dikenal dengan sebutan DBD. Dalam satu Rw sudah ada sekitar 5 orang yang terkena penyakit berbahaya tersebut. Tau dong kalau penyakit yang satu ini amat berbahaya bahkan dampaknya bisa sampai pada kematian si penderita. Padahal penyakit berbahaya ini hanya disebabkan oleh binatang kecil bin mungil yang bernama nyamuk. Kesel ga sih denger nya... Binatangnya mah kecil tapi dampaknya amat besar...


Selain nyamuk Aedes Aigypty yang dapat menyebabkan penyakit DBD, chikungunya, dan Zika itu, ada juga nyamuk berbahaya lain yang patut diwaspadai juga loh... seperti Nyamuk Anopheles Sp si pembawa malaria dan nyamuk Culex Sp si penyebab kaki gajah, yang dampaknya bagi manusia pun amat berbahaya.  Ternyata menurut data dari World Health Organization ( WHO ) tahun 2016, menyebutkan bahwa nyamuk adalah binatang paling mematikan didunia. Dikatakan demikian kare…

Trik Menyiasati Pengeluaran Bulanan Bagi Si Penghasilan Harian

Mungkin pepatah yang bilang kalau rumput tetangga akan terlihat lebih hijau tuh benar adanya...
Seringkali aku beranggapan bahwa keluarga yang memiliki penghasilan bulanan itu enak, mereka tinggal membagi bagi penghasilan bulanan nya sesuai dengan pengeluaran rutin bulanannya saja, simpel kan...
Walau kenyataannya sih tidak sesimpel itu juga... Karena aku masih sering mendengar keluhan mereka soal 'tanggal tua'... Tapi aku tetap berpendapat demikian...  menurutku, keluhan mereka soal ' tanggal tua' itu ya berarti salah mereka sendiri tidak pandai pandai mengatur keuangan nya...


Ini jelas berbeda jika kita tidak memiliki penghasilan bulanan dan hanya bertumpu pada penghasilan harian saja tapi tetap harus membayar semua pengeluaran bulanan rutin, seperti keluarga ku ini misalnya...
Keluarga kecil yang kami bangun sejak 9 tahun yang lalu ini, hanya bertumpu pada keuntungan harian yang didapat si ayah dari berjualan makanan kecil di sekolah sekolah, tapi pengeluaran rut…