Langsung ke konten utama

Proyek Modernisasi Pengadaan Barang Dan Jasa Untuk Indonesia Lebih Baik

Indonesia adalah negara dengan puluhan ribu pulau yang tersebar dari sabang sampai merauke. Sebagai negara kesatuan tentu diharapkan adanya pemerataan fasilitas serta layanan yang diberikan pemerintah kepada masyarakat nya baik mereka yang ada di kota besar maupun masyarakat yang ada didaerah terpencil tanpa terkecuali.



Sayangnya, Luas Indonesia yang seharusnya bisa menjadi nilai lebih bagi kita sebagai masyarakat nya, seringkali justru menjadi penghambat lajunya peningkatan ekonomi masyarakat akibat tidak meratanya distribusi pelayanan serta pengadaan barang dan jasa pemerintah. Seperti soal kertas suara saja misalnya, tentu harus benar benar dapat didistribusikan hingga ke pelosok pelosok daerah. 

Pengadaan barang dan jasa untuk lembaga lembaga pemerintah Indonesia mencapai angka Rp 684 triliun atau sekitar 30% dari anggaran negara. Selebihnya sekitar 60% bantuan asing dibelanjakan untuk pengadaan barang dan jasa.Namun, masih diperlukan peningkatan efisiensi, akuntabilitas, dan transparansi pada sistem Pengadaan negara. Dengan begitu, kualitas infrastruktur, ketepatan waktu pembelanjaan pemerintah dan kinerja indonesia akan membaik.

Oleh karena itu, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah ( LKPP ) dan MCA Indonesia menggalakkan Proyek Modernisasi Pengadaan untuk membantu pemerintah mempercepat reformasi pengadaan barang dan jasa pemerintah, dan disaat yang sama memastikan kualitasnya sesuai dengan kepentingan publik dan waktu yang direncanakan.

Dan untuk mensosialisasikan hal ini pada masyarakat luas, pada tanggal 5 desember 2017, dilakukan Diskusi Media dan Radio Talkshow bertajuk " Pengadaan Publik Yang Modern untuk Indonesia Lebih Baik " di Tjikini Restoran & Cafe. Alhamdulillah pada acara tersebut aku pun berkesempatan hadir disana sebagai perwakilan dari Bunda Blogger Indonesia.



Dalam Acara yang  mengundang Bapak Agus Prabowo selaku kepala LKPP tersebut dijelaskan bahwa Proyek Modernisasi Pengadaan senilai 73,2 juta dollar AS ini dirancang untuk membantu pemerintah mempercepat reformasi pengadaan barang dan jasa pemerintah. Proyek ini diselenggarakan oleh MCA-Indonesia dan Lembaga Kebijakan Pengadaan barang dan jasa pemerintah ( LKPP ) di 44 unit layanan pengadaan ( ULP ) percontohan dari sekitar 600 ULP yang ada di Indonesia.

Proyek ini terbagi menjadi dua kegiatan utama dan enam komponen, berikut diantaranya...

• Kegiatan Profesionalisasi Pengadaan, yang bertujuan meningkatkan kapasitas kelembagaan Unit Layanan Pengadaab dan Profesionalisme personil pengadaan. kegiatan ini terdiri dari 4 komponen berikut.

1. Penguatan Kelembagaan ULP

Asistensi agar ULP menjadi mandiri dan permanen, didukung staf penuh waktu, diperkuat jabatan fungsional dan bekerja dengan basis manajemen kinerja pelayanan.

2. Pengembangan Sumber Daya Manusia

Peningkatan kapasitas agar staf ULP lebih profesional, terampil melaksanakan proses pengadaan berorientasi nilai tambah dan mampu menggunakab perangkat yang sesuai.

3. Sistem Informasi Manajemen Pengadaan ( PMIS )

Memperkuat sistem Pengadaan barang/jasa secara elektronik melalui data warehouse dan bussiness intelligence, e-katalog, e-contract management pengadaan barang dan jasa

4. Kontrak Katalog

Mempersiapkan percontohan katalog ditingkat nasional dan lokal untuk didaftarkan dalam sistem e-katalog. Sistem Pengadaan ini menghemat waktu, energi, dan biaya bagi pengadaa barang/jasa yang rutin dan tersedia bebas dipasar sepertu seragam dan alat tulis.


• Kegiatan Pengembangan Kebijakan dan Prosedur Pengadaan Pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas sistem prosedur dan regulasi terkait pengadaan publik, termasuk melalui pelibatan swasta dengan mekanisme kemitraan. terdiri dari komponen berikut.

5. Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha ( KPBU )

6. Pengadaan Publik berkelajutan


Dalam acara tersebut juga diundang bapak Febri Hendri, selaku Koordinator Divisi Investigasi ICW. Beliau mengungkapkan kalau ICW akan selalu ikut mengawasi kegiatan pengadaan barang dan jasa pemerintah ini agar terhindar dari ulah jahat oknum oknum yang tidak bertanggung jawab.

Ungkapan tersebut pun diamini oleh Bapak Lukas Adhiyakso, selaku Deputi Direktur Eksekutif MCA Indonesia, sesuai dengan visi dan misi nya  MCA Indonesia akan terus mendukung serta mengawal proses Pengadaan barang dan jasa pemerintah ini.

Dengan adanya reformasi Pengadaan barang dan jasa pemerintah ini diharapkan dapat membuat Indonesia menjadi lebih baik. 



    

Komentar

  1. Amiin, menjadikan masyakat lebih baik

    BalasHapus
  2. Ribet ya mbak proyek pengadaan kek gini, rawan korupsi, terus salah dikit langsung krna kasus dah.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rainbow Garden

Eat and play
Sabtu,11 Maret 2017,saya bersama trio kroco berkunjung ke Rainbow Garden, taman bermain baru di wilayah Harapan Indah,Bekasi... Maen kesini nih sebenernya karena penasaran denger seorang temen excited banget pas cerita soal rainbow garden ini... Yang katanya tempatnya asik buat foto foto lah... Yang katanya tempatnya oke banget buat makan makan... Yang katanya tempatnya tuh bagus banget buat main anak anak... Dan katanya katanya yang lain....😂😂😂  Cuss,modal penasaran saya ajak deh tuh trio kroco raun kesana... Sekalian jalan jalan sore lah ya... Agak jauh sih dari gerbang utama Harapan Indah... Jalan lurus ke arah transera water park... Jangan sampai kelewat ya... Posisi rainbow garden ini emang agak kedalam... Persis di belakang pom bensin yang deket transera...  Begitu sampai ke lokasi terjawab lah semua rasa penasaran kami... Dan yang tadinya cuma katanya katanya itu benar benar nyata loh... Memang benar,tempatnya oke punya... Dan yang paling penting ramah di kanto…

Cara Ampuh Basmi Nyamuk Bandel Pakai Yang Expert

Beberapa waktu yang lalu, daerah sekitaran rumahku sempat dihebohkan oleh banyaknya warga yang terserang Demam Berdarah Dengue atau yang lebih dikenal dengan sebutan DBD. Dalam satu Rw sudah ada sekitar 5 orang yang terkena penyakit berbahaya tersebut. Tau dong kalau penyakit yang satu ini amat berbahaya bahkan dampaknya bisa sampai pada kematian si penderita. Padahal penyakit berbahaya ini hanya disebabkan oleh binatang kecil bin mungil yang bernama nyamuk. Kesel ga sih denger nya... Binatangnya mah kecil tapi dampaknya amat besar...


Selain nyamuk Aedes Aigypty yang dapat menyebabkan penyakit DBD, chikungunya, dan Zika itu, ada juga nyamuk berbahaya lain yang patut diwaspadai juga loh... seperti Nyamuk Anopheles Sp si pembawa malaria dan nyamuk Culex Sp si penyebab kaki gajah, yang dampaknya bagi manusia pun amat berbahaya.  Ternyata menurut data dari World Health Organization ( WHO ) tahun 2016, menyebutkan bahwa nyamuk adalah binatang paling mematikan didunia. Dikatakan demikian kare…

Trik Menyiasati Pengeluaran Bulanan Bagi Si Penghasilan Harian

Mungkin pepatah yang bilang kalau rumput tetangga akan terlihat lebih hijau tuh benar adanya...
Seringkali aku beranggapan bahwa keluarga yang memiliki penghasilan bulanan itu enak, mereka tinggal membagi bagi penghasilan bulanan nya sesuai dengan pengeluaran rutin bulanannya saja, simpel kan...
Walau kenyataannya sih tidak sesimpel itu juga... Karena aku masih sering mendengar keluhan mereka soal 'tanggal tua'... Tapi aku tetap berpendapat demikian...  menurutku, keluhan mereka soal ' tanggal tua' itu ya berarti salah mereka sendiri tidak pandai pandai mengatur keuangan nya...


Ini jelas berbeda jika kita tidak memiliki penghasilan bulanan dan hanya bertumpu pada penghasilan harian saja tapi tetap harus membayar semua pengeluaran bulanan rutin, seperti keluarga ku ini misalnya...
Keluarga kecil yang kami bangun sejak 9 tahun yang lalu ini, hanya bertumpu pada keuntungan harian yang didapat si ayah dari berjualan makanan kecil di sekolah sekolah, tapi pengeluaran rut…