01/05/19

Bau mulut saat berpuasa...? Pasti belum tau beberapa hal ini deh...



Rasanya sudah jadi rahasia umum kalau sekarang tuh ungkapan yang sedang hits adalah ungkapan yang mengatakan bahwa jarimu adalah harimaumu. Tak salah memang, karena mau tidak mau harus diakui kalau saat ini kekuatan jari terasa lebih tajam dari pisau, namun bukan berarti kita lantas bisa menyepelekan soal kedahsyatan yang bisa saja diakibatkan dari mulut, baik itu secara nyata maupun kiasan.

Yup, setidaknya ada dua hal yang sudah semestinya dijaga dari mulut kita ini, terlebih di masa-masa menjelang bulan suci Ramadhan seperti saat ini, yaitu menjaga kata-kata yang keluar dari mulut serta menjaga kesehatan mulut itu sendiri.



Kalau soal menjaga mulut dari kata-kata yang tidak baik tentu kita semua sudah paham, hampir semua agama telah mengajarkannya dengan cara masing-masing. Bahkan dalam Islam sampai ada ungkapan yang mengatakan kalau membicaran keburukan orang lain itu sama dengan memakan bangkai saudaranya sendiri. Jadi sudah sepantasnya kita benar-benar menjaga hal ini ya, lebih baik diam daripada mengeluarkan kata-kata yang kurang pantas bukan...?!

Namun aku tidak akan mengulas terlalu jauh soal menjaga kata-kata tersebut, disini aku akan lebih menekankan pada masalah seputar menjaga kesehatan mulut di bulan suci Ramadhan saja, karena kebetulan beberapa waktu yang lalu, aku bersama blogger dan influencer lainnya berkesempatan untuk menghadiri acara gathering bersama Pepsodent Herbal di Restoran Seribu Rasa, Menteng.



Moment menjelang bulan suci Ramadhan ini seolah menjadi saat yang tepat untuk kita lebih concern terhadap kesehatan mulut. Kondisi mulut kita yang kering saat berpuasa memang rentan membuat bakteri berkembang biak lebih cepat sehingga menimbulkan masalah kesehatan mulut seperti bau mulut.  Produksi air liur yang berfungsi membilas kuman penyebab plak dan bau mulut otomatis menurun. Bakteri yang tidak terbilas itulah yang akhirnya menyebabkan adanya bau mulut saat berpuasa.

Masalah bau mulut saat berpuasa ini masih sering diabaikan karena konon katanya bau mulut orang yang sedang berpuasa itu layaknya bau surga, namun kenyataannya bau mulut tetaplah masalah yang harus kita hindari demi kenyamanan bersama. Tentu kita semua tidak mau hubungan baik satu sama lain menjadi terganggu akibat masalah ini bukan...?



Dalam gathering bersama Pepsodent Herbal ini, aku berhasil merangkum beberapa tips mudah untuk menjaga kesehatan mulut di bulan suci Ramadhan, berikut diantaranya,

1.       Perbanyak minum air putih

Meski sedang berpuasa, tidak seharusnya kita mengabaikan anjuran perihal kecukupan asupan hidrasi 8 gelas sehari. Nah cara menyiasatinya bisa dengan membagi kebutuhan air minum tersebut dalam dua masa sahur dan berbuka. Pokoknya tidak ada alasan untuk kita dehidrasi selama berpuasa.

2.       Kurangi makanan yang menyebabkan dehidrasi

Ada banyak makanan yang menyebabkan dehidrasi seperti gorengan, makanan yang terlalu asin, terlalu manis, atau terlalu pedas.  Nah makanan-makanan seperti inilah yang sebaiknya dihindari saat berpuasa.

3.       Perbanyak makan sayur dan buah

Sayur dan buah terbukti mengurangi dehidrasi karena banyaknya kandungan baik didalamnya.

4.       Makan kurma

Selain memang sesuai sunah Rasul, makan kurma memang memiliki banyak manfaat, salah satunya karena kandungan anti oksidannya yang lumayan tinggi.

5.       Rutin gosok gigi minimal 2 kali sehari

Kebersihan mulut adalah hal yang paling penting dalam menjaga kesehatan mulut saat berpuasa. Bahkan Rasulullah pun mengatakan jika tidak memberatkan umatnya maka ia akan menganjurkan untuk menggosok gigi setidaknya lima kali sehari, namun dari segi tenaga medis, anjuran menggosok gigi tersebut paling tidak dua kali sehari saja, yaitu saat akan tidur dan setelah sarapan. Ketika berpuasa rutinitas menggosok gigi tersebut pun tetap harus kita lakukan, hanya waktu nya saja yang sedikit digeser, tepatnya ketika selesai menyantap hidangan sahur.



Bicara soal rutinitas menggosok gigi saat berpuasa, Pepsodent Herbal sebagai pasta gigi yang telah bersertifikat halal dari MUI kembali menghadirkan program berbagi berkah dengan mengangkat tema Pepsodent Herbal Sahur Amal 2019 : Mulut Adem, Hati Adem. Program ini merupakan program amal pembagian paket sahur ke ratusan Panti asuhan yang tersebar di beberapa kota besar di Indonesia.

Program pepsodent Herbal Sahur Amal ini adalah program tahunan dari Pepsodent Herbal, namun tahun ini ada sedikit perbedaan dari tahun-tahun sebelumnya, tepatnya pada sistem pelaksanaannya yang lebih mudah. Kalau dulu untuk mengikuti program Sahur Amal ini kita harus mengirimkan kemasan kosong dari Pepsodent Herbal tersebut, tahun ini tidak perlu lagi, karena setiap pembelian satu Pepsodent Herbal kemasan khusus 190 gram ini sudah otomatis menyumbang seribu rupiah untuk program Sahur Amal ini. Mudah bukan..?!



Selain program Sahur Amal ini, kandungan alami dari Pepsodent Herbal ini cukup membuatku tertarik untuk menggunakan Pasta gigi yang berhasil menyabet penghargaan dalam Halal Award ini di rumah. Pepsodent Herbal ini mengandung daun sirih dan garam yang merupakan bahan anti kuman serta kandungan jeruk nipis yang dikenal dapat memberikan rasa segar. Penggunaan Pepsodent Herbal secara teratur dapat membantu kita mencegah berbagai permasalahan gigi dan mulut selama berpuasa, sehingga ibadah puasa pun dapat berjalan dengan penuh kenyamanan.



Kurang lebih itu semua adalah persiapan ku dalam menyambut bulan suci Ramadhan, kalau kalian bagaimana nih, persiapan apa aja sih yang sudah kalian susun...? semoga salah satunya adalah mengikuti program Sahur Amal Pepsodent Herbal ini ya...

0 comments:

Posting Komentar