12/11/20

Gowes Aman di Masa Pandemi? Ini dia tipsnya



Melihat tren bersepeda yang belakangan ini sedang hits di kalangan masyarakat, aku jadi kangen bersepeda lagi deh. Dulu, tepatnya sebelum menikah, bersepeda keliling kompleks jadi rutinitas ku setiap hari. Bahkan saat orang lain beranggapan kalau naik motor ke sekolah itu keren, aku tetap mempertahankan kebiasaan bersepeda itu. Buatku kenyamanan merasakan hembusan angin sepoi-sepoi saat bersepeda santai itu benar-benar tak terkalahkan.

Kalau orang lain lebih menyukai sepeda gunung, aku justru malah menjadikan sepeda mini lengkap dengan keranjang nya sebagai sepeda favoritku. Selain desainnya yang memang lebih ‘ramah perempuan’, sepeda jenis ini juga tak mengharuskan penggunanya menunduk terlalu lama. No debat yaa, ini kan hanya masalah selera saja, hehehe.

Rasa rindu bersepeda itu lah yang membuatku makin excited saat hadir dalam Seminar online bareng komunitas sepeda dalam adaptasi kebiasaan baru yang mengulas habis-habisan soal bagaimana adaptasi kebiasaan baru dalam berolahraga, khususnya ya bersepeda yang sedang hits itu.

 


Di masa pandemic ini, kita memang butuh imun yang lebih kuat dan salah satu cara mudah menguatkan imunitas tubuh adalah dengan rutin berolahraga. Berolahraga bisa dalam bentuk apa saja, namun bersepeda menjadi pilihan banyak orang, karena selain bisa mendapat manfaat olahraga, kita juga bisa sekaligus menghilangkan penat selama di rumah aja.

Sayangnya, niat hati ingin meningkatkan imun agar bisa bertahan di masa pandemic ini justru bisa menjadi sarana penyebaran si virus covid-19 itu kalau tidak diimbangi dengan penerapan protocol kesehatan yang ketat. Nah masalah ini lah yang dibahas tuntas dalam perbincangan online kali ini.

Protokol kesehatan saat bersepeda sebenarnya sama dengan yang sering digaungkan oleh pemerintah, yaitu 3M, memakai masker, mencuci tangan, dan menjag jarak. Namun secara khusus kak Poetoet Soedarjanto, selaku ketua Bike to Work Indonesia dan kak Azwar Hadi Kusuma selaku founder Indonesia Folding Bike Community memberikan wejangan seputar tips bersepeda yang aman di masa pandemic ini.



 

Persiapan sebelum bersepeda

 

Sebelum bersepeda ada beberapa hal yang harus dilakukan, terutama di masa pandemic seperti ini. Hal yang paling utama harus disiapkan adalah kondisi fisik sendiri. Jangan bersepeda dalam keadaan yang tidak fit atau sedang sakit. Pokoknya pastikan kondisi tubuh dalm keadaan sehat dan bugar.

Setelah memastikan kondisi fisik, barulah kita bisa menyiapkan rute gowes yang aman. Baiknya pilih rute gowes yang tidak ramai. Aku sendiri sih memang lebih suka bersepeda santai di tempat-tempat yang tidak terlalu banyak orang agar bisa lebih menikmati asyiknya bersepeda. Jangan lupa juga untuk selalu pilih waktu bersepeda yang aman dan nyaman. Pagi atau sore hari bisa jadi pilihan oke saat bersepeda, karena matahari tidak terlalu terik pada saat-saat itu.

 


Hal lain yang harus disiapkan sebelum bersepeda adalah ‘alat perang’ di masa pandemic. Usahakan untuk selalu membawa ransel yang berisi masker cadangan, kantong plastic khusus untuk meletakkan masker kotor, hand sanitizer, dan air minum menggunakan botol berpenutup. Sebisa mungkin gunakan pakaian berlengan panjang lengkap dengan sarung tangannya saat bersepeda di masa pandemic ini ya.


Penting Sewaktu Bersepeda

 

Ga Cuma persiapan sebelum bersepeda aja yang penting untuk dilakukan, hal-hal saat sedang bersepeda pun tak boleh luput dari perhatian para pe-sepeda. Di masa pandemic kita wajib menjaga jarak satu sama lain jadi usahakan bersepeda mandiri atau hanya dengan kelompok kecil maksimal 5 orang saja yaa.

Sebenarnya sebelum masuk masa pandemic, menjaga jarak saat bersepeda sudah mutlak wajib dilakukan agar tidak terjdi crash atau tabrakan yang bis membahayakan kita. Selalu perhatikan jarak depan, belakang, kanan, dan kiri kita saat bersepeda.

Jangan lupa untuk selalu menggunkan masker. Menggunakan masker saat bersepeda memang akan terasa kurang nyaman, tapi ini penting untuk dilakukan agar bisa memutus mata rantai penyebaran virus nyebelin itu.



Nah kalau semua hal tersebut sudaah dilakukan dengan benar dan ketat, insya Allah niat meningkatkan imun tubuh dengan bersepeda bisa tercapai dan tidk jadi boomerang karena menyebarkan virus. Bismillah bareng yuk, semoga kita semua segera bis melewati masa pandemic ini dengana baik. Aamiin… Aamiin… Aamiin…

0 komentar:

Posting Komentar