25/06/19

Pengiriman paketmu terhambat saat Ramadan lalu...? mungkin ini jawabannya...




Aku percaya bahwa tiap kali bulan Ramadan tiba akan selalu diiringi dengan datangnya rejeki yang berlimpah bagi semua makhluk, tanpa terikat ada atau tidaknya tunjangan hari raya. Bagi mereka yang memang terikat pekerjaan dengan suatu perusahaan mungkin memang terasa lebih pasti karna keberadaan THR tersebut, namun bagi para wirausaha pun seolah seperti mendapat ‘THR’ juga, terbukti dengan melimpahnya orderan di hampir semua lini usaha.

Aku sendiri sempat merasakan ‘banjir order’ saat masih berjualan produk handmade tiap kali memasuki bulan Ramadan. Namun ‘banjir order’ tersebut tak selamanya membawa dampak positif bagi bisnis yang sedang dikembangkan, jika tidak dikelola dengan baik, ‘banjir order’ saat bulan Ramadan itu malah bisa menjadi boomerang bagi bisnis kita, terutama soal pengiriman yang pastinya juga mengalami over load selama bulan Ramadan itu.



Sekedar berbagi pengalaman saja, menenangkan customer saat mendapati proses pengiriman yang terhambat akibat over load-nya ekspedisi itu adalah suatu hal yang amat sangat tidak menyenangkan bagiku, oleh karena itu aku lebih memilih untuk mencari ekspedisi yang memang sudah terpercaya dan terkenal tepat waktu soal pengiriman barangnya. Tentu aku tidak mau sampai menggadaikan kepercayaan customer pada ekspedisi yang tidak bisa diandalkan.

Ternyata hal tersebut juga dirasakan oleh Kak Andri Susilowati, selaku owner dari Himalaya Outdoor yang membagikan sedikit pengalamannya pada peserta halal bihalal bersama JNE beberapa waktu yang lalu. Kak Andri pun tidak mau mengecewakan pelanggannya meski ke-hectic-an pengiriman pada bulan Ramadan tidak bisa ia pungkiri.



Pada bulan Ramadan lalu, pemesanan via online yang ia terima mencapai hingga 400% dari periode normal, tak kurang lebih dari 2000 barang dalam sehari harus ia kirimkan ke seluruh pelanggannya di seluruh Indonesia. Bayangkan jika saat itu ia salah memilih ekspedisi dan mengalami hambatan dalam pengiriman, maka tentu itu sama artinya ia akan mengecewakan pelanggan dalam jumlah yang sama. Jadi tak salah bukan kalau tadi diawal aku katakan ‘banjir order’ pun bisa menjadi boomerang bagi para wirausaha.

Nah berbanding lurus dengan pemikiranku ini, JNE sebagai perusahaan nasional di bidang jasa pengiriman pun amat concern memperhatikan hal tersebut. Dari hasil sharing saat Halal bihalal bersama JNE tersebut, aku berhasil merangkum beberapa pencapaian yang dikerjakan oleh JNE selama bulan Ramadan lalu dalam melakukan pelayanannya.



Sama seperti ekspedisi-ekspedisi lain yang mengalami over load saat bulan Ramadan, jumlah pengiriman JNE secara nasional juga meningkat dibanding periode normal. Kerennya adalah pada peak season kali ini, kenaikan pengirimannya merupakan kenaikan tertinggi sepanjang sejarah JNE yang berdiri sejak tahun 1990 silam tersebut. Kurang lebih rata-rata kenaikan nya itu mencapai 50%, bahkan pada H-7 peningkatannya mencapai 100% dibanding hari biasa. Jelas bukan angka yang bisa kita anggap remeh bukan…?!

Menariknya adalah meski mengalami lonjakan pengiriman barang yang cukup signifikan, JNE berhasil menyelesaikannya tepat waktu, begitu ungkap M. Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE yang juga hadir dalam acara halal bihalal bersama JNE tersebut. Hal itu pun dikuatkan dengan pengakuan kak Andri Susilowati yang juga merupakan pelanggan setia JNE sekaligus member JLC (JNE Loyalty Card).



Menurut Kak Andri, ia memilih JNE sebagai ekspedisi untuk memperlancar usahanya adalah karena memang ia merasa tidak pernah dikecewakan oleh JNE. Kalaupun ada beberapa kesalahpahaman saat pengiriman, tim JNE akan dengan sigap mengatasinya. Itulah yang amat ia sukai dari JNE hingga tak terpikirkan olehnya untuk beralih ke ekspedisi lain.

Pencapaian-pencapaian tersebut berhasil diraih oleh JNE tak lain karena JNE terus melakukan perbaikan serta pengembangan diri di segala aspek demi memaksimalkan kualitas pelayanannya. Salah satunya dengan melakukan penambahan kapabilitas di sektor IT agar aktivitas pengiriman paket dapat dilakukan dengan lancar. Jadi, insya Allah kedepannya para pelanggan akan lebih mudah mencari tau keberadaan paketnya karena system IT JNE yang sudah semakin baik lagi.

Tak hanya itu saja, sesuai tagline yang diusungnya, ‘Connecting Happiness’, JNE akan terus dan terus melakukan berbagai inovasi baru untuk menyesuaikan kebutuhan konsumen yang juga akan terus berkembang.  Jadi, kalau kalian ada yang ingin mengirimkan paket terutama paket untukku, jangan lupa pakai JNE aja ya…

0 komentar:

Posting Komentar