01/08/19

Mudahnya Berkurban di Dompet Dhuafa Dijamin Buat Kita Tak Takut Berkurban


Tak lama setelah hari raya idul fitri, kita juga akan merayakan hari raya Idul Adha, atau sering di sebut dengan lebaran haji. Mendapat julukan demikian tak lain karena pada hari raya tersebut para umat muslim dengan kategori mampu akan berbondong-bondong pergi ke Mekkah untuk menunaikan ibadah haji.

Tak hanya itu saja, hari raya Idul Adha ini juga identik dengan hari raya kurban.  Bagi mereka  yang belum mampu berangkat menunaikan ibadah haji namun sudah masuk dalam kategori mampu  disunahkan untuk berkurban guna meneladani nabi Ibrahim As dan Nabi Ismail As. Hal inilah yang membuat fenomena rutin tahunan berjejer nya para pedagang hewan kurban di jalan jalan ibu kota terjadi. Yup, ada permintaan pasar pasti akan menimbulkan penawaran alias penjualan.

Bukan suatu hal yang mengherankan sih menurutku, karena kebanyakan umat muslim dengan kategori mampu ini memang lebih banyak berada di kota kota besar seperti Jakarta, bahkan seringkali terjadi keadaan dimana lebih banyak yang berkurban dari pada yang menerima kurban itu sendiri. Fakta di lapangan, setiap kali Idul Adha tiba, di kota-kota besar tersebut 1 orang penerima kurban bisa mendapatkan sampai puluhan kantong daging kurban dari beberapa masjid disekitar rumahnya.



Sayangnya tidak semua daerah bisa merasakan fenomena berlimpahnya daging kurban itu. Aku sendiri pernah mengunjungi sebuah desa dimana para penduduknya mengeluhkan perihal pembagian daging kurban yang tidak merata karena berbagai faktor, mulai dari jumlah pemberi kurban yang memang sedikit hingga akses menuju para penerima yang tidak mudah.

Fenomena seperti ini jelas tidak bisa kita salahkan begitu saja, namun juga tidak ada salahnya jika kita bisa sedikit melakukan perubahan, contohnya saja dengan berkurban melalui Dompet Dhuafa misalnya. Buat kalian yang sering membaca blog ini, pasti sudah paham betul bagaimana kecintaan ku terhadap lembaga nirlaba milik masyarakat indonesia yang selalu memikirkan serta melakukan action nyata ini.



Ada berbagai program keren yang dilakukan oleh Dompet Dhuafa, salah satunya adalah program Tebar Hewan Kurban. Melalui program Tebar Hewan Kurban ( THK) , Dompet Dhuafa mengumpulkan dana hewan kurban dari masyarakat kota maupun desa untuk kemudian menyalurkan nya hingga ke pelosok pelosok desa terpencil di seluruh Indonesia.

Tidak hanya itu, Dompet Dhuafa juga memberdayakan para peternak binaan yang tergabung dalam program Kampoeng Ternak Nusantara ( KTN ) , yah bisa dibilang Dompet Dhuafa ini juga ikut mengangkat perekonomian para peternak binaan yang telah ada selama ini. Program kampung ternak nusantara ( KTN ) Dompet Dhuafa mampu menggerakkan laju roda ekonomi masyarakat di wilayah tersebut menjadi lebih cepat.



Jadi awalnya Dompet Dhuafa menyalurkan hasil donasi dari masyarakat kota maupun desa untuk dikelola dalam bentuk peternakan oleh paguyuban di Kampung Ternak Nusantara tersebut. Selama beternak itu,mereka akan mendapat pembinaan baik dari segi pengetahuan dasar soal beternak sampai penyuplaian vaksin maupun obat obatan untuk hewan ternak tersebut. Yah, walaupun pada dasarnya kadang mereka lebih memilih untuk memakai cara dan obat obatan tradisional ala mereka sendiri.

Tidak sampai disitu saja, Dompet Dhuafa juga membina para peternaknya dari segi keagamaannya, mereka pun dibina dan dilatih untuk bisa menerapkan nilai nilai keislaman pada keseharian mereka. Dompet dhuafa mengajarkan untuk bisa mengubah dari yang tadinya ' tangan dibawah' menjadi 'tangan diatas' dengan mewajibkan infaq yang jumlahnya sedikit tapi rutin pada mereka yang nantinya infaq tersebut juga akan dipakai untuk kemaslahatan bersama.



Menariknya, meski merupakan hasil dari peternak binaan dari Dompet Dhuafa, hewan-hewan kurban yang akan disembelih tersebut tetap harus melalui serangkaian tes untuk menyandang kata layak kurban. Jadi, sama sekali tidak sembarangan. Setidaknya ada beberapa syarat yang diterapkan oleh Dompet Dhuafa dalam pemilihan hewan kurbannya, diantaranya adalah hewan tidak boleh cacat, sudah lepas gigi, berjenis kelamin jantan, serta memiliki bobot hidup untuk kambing standar 25-29 kg, kambing premium 33-39 kg, dan sapi 250-300 kg.

Satu hal lagi yang membuatku jatuh hati pada Dompet Dhuafa tak lain adalah kemudahan demi kemudahan yang ditawarkannya. Jangan membayangkan kalian harus bersusah payah memilah hewan kurban dengan datang langsung ke daerah pelosok ya, karena meski wilayah penyebarannya itu sampai ke pelosok, semua telah dikoordinasikan oleh Dompet Dhuafa dengan cantik.

Ada beberapa channel atau layanan yang bisa kita pilih untuk berkurban di Dompet Dhuafa, diantaranya adalah melalui konter kurban di berbagai mall, transaksi melalui rekening bank, layanan jemput kurban, dan layanan kurban melalui www.kurban.dompetdhuafa.org. Jadi, jangan takut berkurban yaa…



Nah, buat kamu yang juga ingin menyalurkan hewan kurban  ke pelosok desa terpencil seperti belasan ribu donatur dompet dhuafa lainnya itu, kamu bisa langsung kepoin website dan sosial media dari dompet Dhuafa ya...

Website : www.dompetdhuafa.org
Instagram : @dompet_dhuafa
Facebook : dompet dhuafa
Twitter : @dompetdhuafa

1 komentar: