25/11/19

Wujudkan Atmosfer Perbankan Syariah bagi Generasi Milenial bersama CIMB Niaga Syariah




Rasanya pertentangan antara generasi milenial dengan generasi sebelumnya memang akan terus ada, karena mau tidak mau kita harus mengakui rentang jaman pada akhirnya membuat perbedaan karakter antar generasi jadi kian kentara. Para tetua atau generasi sebelum milenial seolah tak henti menganggap kalau generasi milenial adalah generasi yang kurang peduli pada sekitarnya. Sayangnya anggapan itu tak sepenuhnya benar, faktanya generasi milenial hanya butuh ‘ruang’ untuk mengapresiasikan diri dalam berkarya saja.


Pembahasan soal ini sebenarnya pernah aku bahas secara lebih luas dalam tulisanku yang bertajuk ‘Yuk bangkitkan semangatmu di generasi #BisaBanget play space’. Nah kali ini aku akan coba menulis tentang generasi milenial dan dampaknya bagi perekonomian syariah, sebuah sudut pandang yang berbeda terkait generasi milenial namun menarik untuk diperbincangkan. Tema ini merupakan hasil rangkuman ku setelah mengikuti Media training 2019 bersama CIMB Niaga di The Alana Hotel, Sentul – Bogor beberapa waktu yang lalu.



Awalnya aku menganggap kalau generasi milenial sepertiku ini akan membawa dampak buruk terhadap kemajuan perkonomian syariah, namun kenyataannya malah berbanding terbalik. Generasi milenial justru dianggap sebagai generasi potensial untuk mengembangkan perekonomian syariah di Indonesia. Alasannya tak lain adalah karena saat ini sedang berkembang tren hijrah di kalangan para generasi milenial yang insya Allah akan berdampak besar pada perekonomian syariah secara keseluruhan.

Yuswohady, seorang pakar marketing yang didaulat oleh CIMB Niaga untuk menyampaikan presentasi dalam salah satu sesi media training 2019 itu pun mengemukakan bahwa meski generasi milenial telah banyak ‘membunuh’ berbagai hal yang tidak mereka sukai seperti jam kerja kantor, buku, dan berbagai hal lainnya, generasi milenial pun dianggap bisa membawa dampak positif bagi perekonomian syariah asal sesuai dengan apa yang disukai oleh generasi milenial tersebut. Nah sekarang tinggal menyiapkan atmosfer syariah yang cocok untuk para generasi milenial saja.



Alhamdulillah CIMB Niaga pun menjawab tantangan ini dengan menghadirkan Unit Usaha Syariah CIMB Niaga. UUS CIMB Niaga atau yang akrab disebut CIMB Niaga Syariah ini  menawarkan berbagai produk dan layanan yang relevan dengan generasi milenial sepertiku ini, seperti aplikasi digilat banking yang lengkap, Go Mobile, untuk kemudahan transaksi perbankan dalam genggaman termasuk untuk membayar zakat, infak, sedekah dan wakaf melalui QR Code.

Usaha CIMB Niaga Syariah dalam menyelaraskan atmosfer perbankan syariah dengan generasi milenial pun membuahkan hasil. Ya, hasil memang tidak akan mengkhianati usaha. Hal ini dibuktikan oleh angka peningkatan kinerja CIMB Niaga Syariah yang mencapai laba Rp 848,85 Miliar atau naik 62,1 % year-on year per 30 September 2019. Peningkatan laba tersebut tak lain adalah karena dikontribusi oleh penyaluran pembiayaan yang meningkat dan pendapatan dari bagi hasil.



Kesuksesan CIMB Niaga ini pun kembali dibuktikan dengan adanya peningkatan angka asset dan pembiayaan yang dilakukan oleh CIMB Niaga syariah. Dalam hal pembiayaan saja, CIMB Niaga syariah behasil mengalami peningkatan sebesar 29,1 % Y-O-Y menjadi Rp 31,1 Triliun. Sementara untuk asset nya sendiri, CIMB Niaga Syariah berhasil meningkatkan asetnya menjadi Rp 36, 98 triliun atau naik 18,5 % Y-O-Y.

Angka-angka tersebut jelas tidak aka nada jika CIMB Niaga Syariah tidak melakukan upgrade atau pengembangan diri dengan kebutuhan jaman. Jujur, sebagai masyarakat awam, aku berharap langkah yang diambil oleh CIMB Niaga Syariah ini dapat diikuti oleh seluruh lini perbankan agar atmosfer perbankan syariah di Indonesia bisa lebih mudah terwujud.


.



0 komentar:

Posting Komentar