19/09/20

Say No pada Kosmetik Bermerkuri Sebelum Bahaya nya Datang



Dari dulu aku tidak pernah percaya dengan sesuatu yang didapat secara instan. Menurutku, di dunia ini tidak ada yang bisa didapat secara instan, bahkan sekelas mie instan sekalipun butuh proses memasak bukan ?! Apalagi untuk urusan perawatan kulit wajah, jelas tidak ada hasil yang bisa didapat secara instan.

Sayangnya stigma yang beredar di masyarakat soal kriteria cantik kadang justru ‘memaksa’ para perempuan  untuk percaya pada hasil instan yang digembar-gemborkan oleh orang tak bertanggung jawab. Banyak dari masyarakat yang akhirnya menggunakan kosmetik berbahan merkuri demi bisa menyandang kata cantik itu.

Kosmetik dengan kandungan merkuri memang bisa memberikan hasil putih secara instan. Inilah yang menjadi daya tarik bagi para perempuan yang terjebak stigma soal ‘wanita cantik itu harus putih’. Padahal akibat yang ditimbulkan oleh kosmetik dengan kandungan merkuri  tidak bisa dikatakan sepele.

Dampak yang paling sering terjadi pada mereka yang menggunakan kosmetik berbahan merkuri adalah terjadinya reaksi berlebih pada wajah, seperti memerah, gatal dan lain sebagainya. Parah nya lagi, kosmetik berbahan merkuri tersebut juga bisa mengakibatkan kanker kulit, gangguan ginjal, kelainan pada janin dan berbagai dampak berbahaya lainnya.

Melihat bahaya yang ditimbulkannya, pemerintah Indonesia telah mengeluakan larangan terhadap penambahan merkuri pada kosmetik melalui Peraturan Badan POM No 23 tahun 2019 tentang persyaratan teknis bahan kosmetik. Sayangnya karena permintaan pasar masih ada, maka para pelaku tak bertanggung jawab pun terus bermunculan untuk mengedarkan nya.

Saking berbahayanya kosmetik berbahan merkuri tersebut, Badan POM sebagai lembaga resmi milik pemerintah yang memegang peran pengawas obat dan makanan di Indonesia pun tak mau tinggal diam begitu saja. Dalam virtual event Cosmetalk bertajuk “Stop kosmetik bermerkuri : Petaka di balik putih dalam sekejap”, Badan POM menjabarkan secara detail pada para peserta tentang semua hal yang berkaitan dengan kosmetik bermerkuri agar pesan soal bahaya nya bisa tersampaikan pada masyarakat luas.

Apa itu Kosmetik Bermerkuri?

Kosmetik bermerkuri merupakan kosmetik yang memiliki kandungan merkuri di dalamnya. Merkuri sendiri adalah cairan logam perak/air raksa/hydrargyrum, satu-satunya logam yang berwujud cair dalam keadaan alami pada suhu kamar. Merkuri banyak digunakan dalam kosmetik karena dapat memberikan hasil putih instan pada penggunanya. Biasanya kosmetik bermerkuri seperti ini dijual secara bebas di e-commerce maupun di pasaran dengan kemasan yang minim label atau dijual dengan system share in jar yang sedang hits belakangan ini.

Ciri lain dari kosmetik bermerkuri tersebut adalah adanya rasa panas dan reaksi berlebih saat digunakan. Penggunanya sendiri acapkali merasakan ‘keanehan’ tersebut saat pertama kali menggunakannya, namun tak jarang iming-iming dari sang penjual yang mengatakan hal tersebut adalah reaksi wajar akhirnya membuat mereka terus melanjutkan penggunaan kosmetik bermerkuri itu.


Melalui webinar Cosmetalk tersebut, Bu Penny Lukito selaku kepala Badan POM sempat mengemukakan kalau sebenarnya bukan hal yang sulit untuk menghindari kosmetik bermerkuri, tepatnya dengan cara cerdas memilih kosmetik berikut ini,

1.      Selalu terapkan CEK KLIK ( Kemasan, Label, Ijin Edar, dan Kadaluarsa)

Aku pernah loh menuliskan ulasan lengkap seputar CEK KLIK ini di tulisanku yang berjudul Yuk amankan kesehatan dan keuangan keluarga mu dengan CEK KLIK. Kalau mau lebih mudah bisa langsung aja download aplikasi BPOM Mobile, dari situ bisa langsung scan aja barcode dari produk yang akan kita cek, lalu semua data tentang produk tersebut, termasuk soal tanggal kadaluarsa dan ijin bpom pun bisa kita dapatkan.

2.      Jangan mudah tergiur dengan iming-iming iklan komersil

Simpelnya, kalau ada klaim bisa memberikan hasil secara instan dalam waktu cepat, maka kita harus curiga. Ingat selalu bahwa di dunia ini tak ada yang bisa didapat secara instan.

3.      Laporkan ke Badan POM jika mengetahui ada kegiatan produksi atau perdagangan kosmetik bermerkuri.

4.      Cintai dan syukuri apa yang sudah dianugrahkan Tuhan untuk kita. Jangan terobsesi pada kulit putih, karena cantik itu ga harus putih kok.



So, yuk kita sama-sama jadi agen perubahan dalam masyarakat untuk memerangi penggunaan dan penyebaran kosmetik bermerkuri ini, agar taka da lagi yang merasakan dampak negative dari kosmetik bermerkuri. Untuk info lebih lengkap seputar kosmetik bermerkuri, bisa langsung kepoin aja akun social media nya Badan POM yaa

0 komentar:

Posting Komentar