06/07/19

Benarkah ikat jempol kaki dengan karet bisa atasi anyang-anyangan...?


anyang-anyangan


Pada tulisanku sebelumnya aku pernah sedikit mengulas soal kegalauanku saat harus mengalami anyang-anyangan. Anyang-anyangan memang tidak bisa disepelekan begitu saja, sebab selain mengurangi rasa percaya diri karena harus bolak-balik ke kamar kecil, anyang-anyangan juga bisa jadi merupakan gejala dari suatu penyakit, seperti Infeksi Saluran Kemih misalnya.

Sedikit rangkuman dari tulisanku yang bertajuk ‘Uricran menjaga kesehatan saluran kemihku’, awalnya aku hanya mengandalkan cara tradisional dalam mengatasi anyang-anyangan itu dengan mengikat jempol kaki menggunakan karet gelang dan memperbanyak minum air putih. Sebagian besar masyarakat beranggapan kalau hal tersebut hanya mitos belaka, namun menurut nenekku, cara ini terbilang ampuh karena di bagian kaki ada banyak sel-sel syaraf yang mengarah ke saluran kemih tersebut, cara kerjanya kurang lebih sama dengan teknik akupunktur yang sudah dikenal luas.

Sayangnya, teknik tersebut hanya meringankan gejala dari anyang-anyangan saja tapi tidak bisa menyembuhkannya secara keseluruhan sehingga amat mungkin bagi kita untuk kembali menderita anyang-anyangan itu. Masih di tulisanku sebelumnya tersebut, aku pun telah mengulas secara singkat solusi yang ditawarkan oleh Combiphar dengan mengkonsumsi Prive-uricran yang mengandung ekstrak Cranberry. Aku katakan ‘diulas secara singkat’ karena memang informasi yang kusampaikan di sana sama sekali tidak lengkap.

Talkshow bersama Prive-Uricran dan women’s Community 2019


anyang-anyangan


Nah kabar baiknya adalah aku berkesempatan untuk lebih memperdalam permasalahan seputar anyang-anyangan dan solusi nya dalam sebuah talkshow bersama Prive-Uricran di Harris Hotel, Bekasi beberapa waktu yang lalu. Dalam talkshow tersebut, dr. Cepi Teguh SpOG, MARS seorang dokter spesialis kandungan yang didaulat sebagai salah satu narasumber nya pun mengungkapkan kalau 5 dari 10 wanita pernah mengalami Infeksi Saluran Kemih, dan 2 diantaranya mengalami Infeksi Saluran Kemih berulang.  

Penyebab terbesar Infeksi Saluran Kemih


Ada satu hal yang menarik perhatianku dari materi yang dibawakan oleh dr Cepi tersebut, awalnya aku beranggapan kalau anyang-anyangan itu disebabkan karena kurang minum air putih dan menahan buang air kecil dalam waktu yang lama saja, tapi ternyata 80% kasus Infeksi Saluran Kemih itu adalah karena adanya bakteri E-coli yang menempel pada dinding saluran kemih. Jadi bisa dikatakan amat kecil kemungkinan seseorang terkena Infeksi Saluran Kemih tersebut jika telah benar-benar menjaga kebersihan ‘daerah’ itu.

anyang-anyangan


Terkesan simple ya pencegahan infeksi saluran kemih tersebut, namun pada kenyataannya menjaga kebersihan organ intim itu tak semudah membalikkan telapak tangan. Ada begitu banyak kondisi atau keadaan yang memaksa kita untuk memperlakukan organ intim itu dengan tidak baik, seperti saat menggunakan toilet umum yang kurang bersih, cara yang salah saat membasuh organ intim atau saat sedang bersenggama dengan pasangan misalnya.

Kalau di awal tadi aku sudah menyebutkan bahwa wanita lebih rentan terkena anyang-anyangan, hal tersebut memang benar adanya. Anatomi saluran kemih wanita yang lebih dekat dengan anus dibandingkan pria menjadi alasan utama si bakteri E-coli lebih mudah ‘bertamu’ ke area saluran kemih wanita. Tak hanya itu saja, kebiasaan wanita yang membutuhkan air untuk bebersih setelah buang air kecil pun ternyata bisa menjadi salah satu penyebab ‘bertamu’nya E-coli tersebut loh… Kok bisa…? Air bisa menjadi tempat berkembang biaknya bakteri E-coli itu, Oleh karena itu amat penting juga bagi kita untuk senantiasa mengecek kebersihan air yang digunakan untuk membasuhnya.

Solusi mengatasi Infeksi Saluran Kemih


Berkaitan dengan masalah seputar anyang-anyangan atau infeksi saluran kemih ini sebenarnya di dunia pun telah lama diteliti dan terbukti ampuh digunakan untuk mengatasi infeksi saluran kemih tersebut, yaitu dengan mengkonsumsi ekstrak buah Cranberry. Buah Cranberry ini kaya akan Proantocyanidin (PAC) yang dapat mencegah penempelan bakteri E-coli pada dinding saluran kemih (Teflon effect).

anyang-anyangan


Sayangnya, Cranberry ini agak sulit ditemukan di Indonesia, kalaupun ada harganya pasti mahal karena merupakan produk import. Selain itu rasa asam dari buah cranberry pun menjai salah satu hambatan kita untuk mengkonsumsinya sehingga tetap memerlukan pengolahan khusus agar dapat dikonsumsi secara nikmat tanpa mengurangi khasiat utama dari buah tersebut.

Prive-Uricran Solusi atasi Infeksi saluran kemih atau anyang-anyangan dari Combiphar


Combiphar, sebagai salah satu perusahaan farmasi terkemuka di Indonesia pun tidak ingin kehilangan kesempatan untuk memanjakan para konsumennya dengan menghadirkan Prive-Uricran sebagai solusi mengatasi anyang-anyangan. Prive-Uricran yang mengandung Ekstrak buah cranberry ini dihairkan dalam dua macam sediaan, diantaranya adalah Uricran Capsule dengan 250 mg cranberry extract dan Uricran plus yang mengandung 375mg Cranberry extract, 60 mg vitamin C, 0,1 mg Bifidobacterium bifidum, dan 0,1 mg Lactobacillus acidophilus.

Dengan adanya Prive-Uricran ini kita pun bisa mengatasi anyang-anyangan dengan cara yang mudah dan mengasyikan pastinya. Jujur aku sendiri menyukai sediaan Uricran plus karena rasanya yang nikmat dan menyegarkan.

anyang-anyangan


Kabar baiknya lagi, Prive-Uricran ini sudah bisa kita temui dengan mudah di apotek-apotek terdekat, serta beberapa minimarket dan market place terkemuka seperti Guardian, Watsons, lazada, viva health, dan kimia farma.

Jadi… masih tidak percaya dirikah dengan anyang-anyangan…? Semoga tidak lagi ya, kan sudah kenalan dengan Prive-Uricran yang terbukti ampuh mengatasi anyang-anyangan itu…  









0 comments:

Posting Komentar