13/12/18

Advan S6, Smartphone yang pas untuk anak pra remaja



Di tulisanku sebelumnya aku pernah mengulas perihal smartphone yang cocok untuk anak-anak dengan usia menjelang remaja, atau di kisaran 13-14 tahunan. Melihat perkembangan dunia digital saat ini yang amat pesat, pemilihan smartphone yang cocok untuk anak dalam masa pra remaja ini memang menjadi topik yang cukup menarik untuk aku ulas kembali.

Masa pra remaja ini terbilang penting karena masa ini merupakan gerbang bagi mereka untuk memasuki masa remaja yang konon katanya akan memiliki andil besar dalam masa depannya kelak. Jika mereka berhasil melalui masa-masa ini dengan baik, maka insya Allah kehidupannya di masa depan pun akan baik, begitupun sebaliknya.



Satu hal yang memiliki peranan besar terhadap gerbang menuju masa remaja tersebut adalah penggunaan smartphone pada remaja itu sendiri. Kenapa smartphone...? karena smartphone inilah yang kelak menjadi ‘pegangan’ sehari-hari bagi anak-anak tersebut.  

Sebagai orang tua aku sih tidak menyarankan untuk memberi smartphone dengan harga selangit pada mereka yang baru mulai belajar tentang benar dan salah itu. Selain karena memang akan memberatkan orang tua, pemberian smartphone mahal jelas tidak efektif untuk mereka, karena tidak seperti pebisnis, penggunaan smartphone pada mereka masih sebatas untuk keperluan telepon dan bersosial media saja.

Nah berangkat dari hal ini lah aku pun mulai mencari tau kira-kira smartphone apa sih yang akan cocok untuk disandingkan dengan masa pra remaja ini, dan hasil perburuanku di belantara google pun berlabuh pada Advan S6. Advan S6 ini merupakan smartphone terbaru dari Advan dengan harga yang terjangkau. Yup, terjangkau... hanya dengan harga 800 rb an saja kita sudah bisa memberi anak pra remaja tersebut sebuah smartphone dengan spesifikasi yang cukup mumpuni.



Advan S6 ini memang ditujukan untuk masyarakat kalangan menengah namun bukan berarti tidak bisa diandalkan loh ya... untuk ukuran anak pra remaja, menurutku Advan S6 ini sudah amat pas lah. Selain harga nya yang insya Allah tidak akan memberatkan orang tua, Advan S6 ini sudah dibekali dengan sistem operasi IDOS 7.3 @android 7.0 yang merupakan karya anak Indonesia dan patut kita banggakan.

Tak hanya itu saja, Advan S6 ini juga sudah memiliki layar yang cukup besar, yaitu sebesar 6” dengan resolusi 960 x 480 Piksel, rasio 18:9 dan telah didukung oleh teknologi IPS (In-Plane Switching). layar besar ini tentu amat cocok bagi mereka yang memang gemar berselancar di dunia maya maupun untuk yang suka bermain game.

Nah demi menyalurkan hasrat berselfi ria ala anak remaja jaman sekarang itu, Advan S6 juga sudah ditunjang dengan kamera yang berukuran 2 MP untuk kamera depan dan 5 MP untuk kamera belakang.



Dari segi memory nya, Advan S6 sudah ditunjang dengan RAM sebesar 1 GB dengan memory internal yang mencapai 8 GB dan masih bisa menggunakan memory eksternal hingga 32 GB. Amat cukup untuk digunakan oleh mereka yang berada dalam masa remaja tersebut.

Selain fitur-fitur utama tersebut, Advan S6 ini juga memiliki berbagai fitur tambahan, salah stunya adalah fitur G-Sensor yang memungkinkan kita mengakses smartphone hanya dengan sidik jari saja. Untuk pilihan warnanya, Advan S6 ini menyediakan 3 pilihan warna, diantaranya adalah putih, biru dan hitam.



Dengan melihat spesifikasi Advan S6 ini, tentu tidak salah bukan kalau pada akhirnya aku pun menyarankan penggunaan Advan S6 pada anak pra remaja...? Kalau ada yang murah dan mumpuni mah  kenapa harus beli yang harganya selangit...?       

Indonesia.go.id, Halaman Depan NKRI di Dunia Digital



Saat masih aktif mengikuti kelas bisnis di suatu grup facebook, ada satu pelajaran yang masih terus tertanam dalam pikiranku, yaitu materi tentang branding diri dalam bisnis. Menurut sang mentor, materi soal branding diri ini amat penting untuk kemajuan bisnis yang sedang dibangun karena akan menentukan bagaimana pandangan customer terhadap bisnis kita tersebut. Dari situ aku pun mulai mencoba semaksimal mungkin untuk dapat senantiasa membranding diri dengan segala hal positif.

Ternyata bukan hanya aku saja yang ingin membangun branding diri, tapi juga bangsa Indonesia yang diwakili oleh pemerintahan pusat pun tak mau kalah untuk membranding diri melalui berbagai sarana, salah satunya lewat portal berita www.indonesia.go.id. Portal berita yang pada 10 Desember 2018 lalu resmi di re-launching tersebut akan menjadi branding dari Indonesia dengan data terbaru, terlengkap, serta terakurat.

sesaat sebelum ceremony re-launching Indonesia.go.id

Yup, disebut re-launching karena Indonesia.go.id yang diluncurkan di ruang serbaguna Roeslan Abdulgani, Kantor Kominfo, Jakarta tersebut merupakan “wajah baru” dari tampilan yang sebelumnya telah ada. Tampilan terbaru dari portal berita ini kini lebih eye catching dengan dominasi merah putih pada setiap halamannya. Tak hanya itu saja, dalam portal berita Indonesia.go.id ini kita juga akan dimanjakan dengan navigasi serta pengkanalan yang telah disesuaikan dengan kebutuhan.

Sebagai gambaran saja, di Indonesia.go.id ini akan ada halaman yang menggambarkan masing-masing provinsi di Indonesia, baik itu dari segi keanekaragaman hayati, budaya, seni, pariwisata maupun kearifan lokalnya. Selain itu, kita juga akan mendapatkan berita-berita terakurat yang disajikan oleh pemerinta di portal berita ini, seperti berita terupdate soal tindak lanjut bencana alam misalnya. Berita yang tampil di Indonesia.go.id ini dijamin merupakan berita yang anti hoax karena berasal dari sumber yang paling dapat dipercaya, pemerintahan Indonesia.



O iya, di Indonesia.go.id ini juga telah ada fitur layanan yang akan mempermudah masyarakat Indonesia untuk mendapat beberapa layanan pemerintahan secara online hanya melalui portal ini saja, seperti membuat paspor online hingga tata cara melakukan ekspor barang. Kelak fitur ini akan terus dikembangkan sampai semua layanan pemerintah dapat diakses secara online.

Sesuai dengan tujuan awal, tepatnya untuk menjadi branding Indonesia dari sisi pemerintah, Indonesia.go.id ini nantinya akan hadir sebagai halaman depan NKRI di dunia digital untuk memberikan gambaran secara utuh tentang Indonesia di mata dunia international. Menurut Bapak Rudiantara selaku Menkominfo, pesona yang dimiliki oleh Indonesia akan sia sia jika tidak disebarluaskan ke seluruh dunia. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah portal yang menjadi penghubung antara Indonesia dengan dunia international secara digital.



Langkah ini sebenarnya telah dimulai oleh kementrian pariwisata Indonesia yang sedang gencar membranding Indonesia lewat wonderful Indonesianya, nah Indonesia.go.id ini bisa dibilang sebagai salah satu sarana yang diberikan pemerintah untuk membantu usaha branding diri tersebut.

Selain pak Rudiantara acara re-launching Indonesia.go.id ini juga dihadiri oleh Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko, Tenaga Ahli Menteri Pariwisata Bidang Strategic Marketing Priyantono Rudito, Staf Ahli Menteri PPN/Bappenas Bidang Sinergi Ekonomi dan Pembiayaan Amalia Adininggar Widyasanti, dan Guru Besar Manajemen UI Prof DR Rhenald Kasali. Para pembicara yang hadir ini juga menjadi narasumber pada sesi diskusi media yang langsung dipandu oleh Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi SP.



Dalam acara re-launching Indonesia.go.id sore itu pun sekaligus menjadi ajang pemberian hadiah bagi pemenang kompetisi membuat konten video bertema “Ini Cerita Kami” yang berasal dari beberapa daerah di Indonesia. Hadiah-hadiah tersebut langsung diserahkan oleh Menkominfo Rudiantara pada para penerima hadiah.

Selepas acara aku pun mulai coba mengakses Indonesia.go.id, dan menurutku branding Indonesia dalam portal berita itu sudah amat sesuai dengan apa yang diharapkan pemerintah. Insya Allah dengan adanya Indonesia.go.id ini dunia international akan lebih mudah mengenal Indonesia.

12/12/18

Tiga Pesan yang tersirat dalam Kearifan Lokal Suku Baduy

Doc : Liputan6.com

Bagi sebagian besar masyarakat kota, keteguhan suku Baduy dalam memegang kearifan lokal untuk menolak masuknya perkembangan teknologi itu memang sedikit terkesan aneh, namun bagiku ‘keanehan’ tersebut justru terlihat sebagai suatu langkah cerdas dalam menjaga keseimbangan alam. Hal ini terbukti dengan tetap terjaganya kawasan suku Baduy dari segala polusi serta kerusakan alam yang biasa terjadi di tempat lain.

Terjaganya kawasan suku Baduy ini juga disebabkan oleh kepandaian dari suku Baduy dalam memanfaatkan energi yang ada di alam untuk membantu kesehariannya alih-alih memakai teknologi seperti masyarakat kota. Selain lebih hemat energi, memakai energi alam ini jelas akan mempermudah manusia dalam menjaga keseimbangan di alam sekitar.

Sebagai generasi muda yang masih memiliki ikatan darah dengan suku Baduy, rasanya aku ingin sekali mengumumkan pada dunia soal pesan yang dibawa oleh suku Baduy ini dalam merawat alam sekitarnya. Meski tidak se-ekstrim suku Baduy yang menolak masuknya perkembangan teknologi, kita juga bisa menerapkan pesan ‘menjaga keseimbangan alam’ dari suku Baduy itu dengan cara-cara yang disesuaikan pada perkembangan teknologi di tempat tinggal kita saat ini loh, diantaranya adalah sebagai berikut,

1. Menjaga aliran sungai agar tidak tercemar dan dapat dimanfaatkan untuk keseharian.

Doc : Travel.kompas.com


Cara yang terdengar klise dan sering diabaikan ini ternyata amat dipegang teguh oleh mereka yang berada di kawasan suku baduy. Berada di hulu sungai, membuat suku Baduy menerapkan sebuah peraturan tentang tata kelola pembuangan serta lokasi pemakaian air sungai yang wajib ditaati oleh semua orang di kawasan Baduy. Peraturan ini bertujuan untuk menjaga kebersihan sungai yang juga dimanfaatkan oleh warga dari daerah lain di aliran sungai tersebut.

Dari kearifan lokal ini, kita juga bisa ikut mengambil pesannya dengan cara tidak membuang sampah sembarangan ke aliran sungai di wilayah masing-masing. Tak hanya dari segi kebersihan, sebenarnya aliran sungai juga bisa dimanfaatkan sebagai energi listrik, jadi akan amat disayangkan jika tidak kita jaga dengan sebaik-baiknya.

2. Hemat Listrik

Kita tidak perlu sampai menolak penggunaan listrik seperti prinsip yang dipegang teguh oleh suku baduy itu, tapi paling tidak seharusnya kita juga bisa mengambil hikmah dari prinsip suku baduy tersebut. Simpelnya adalah, kalau mereka saja bisa hidup dengan nyaman tanpa adanya listrik, maka kita juga pasti bisa sedikit berhemat ria dalam memakai listrik tersebut.

Sebagai contoh saja, pada siang hari tentu akan lebih baik jika kita memaksimalkan cahaya dari sinar matahari alih-alih memakai cahaya lampu serta meminimalisir penggunaan AC dengan cara membuka semua jendela agar udara dapat dengan mudah masuk ke dalam rumah kita. Tentu ini bukanlah suatu hal yang sulit untuk dilakukan bukan...?

3. Jalan kaki

Meski tidak perlu sampai harus berjalan kaki dengan jarak puluhan kilometer seperti yang biasa dilakukan oleh suku Baduy, tentu akan lebih baik jika kita mulai membiasakan diri berjalan kaki untuk jarak dekat alih-alih menggunakan kendaraan bermotor. Selain lebih hemat energi, cara ini akan membuat kita lebih sehat pastinya.

pegipegi.com


Nah jika kita mau sedikit saja meluangkan waktu untuk memahami pesan-pesan tersebut, insya Allah nantinya akan lebih mudah bagi kita untuk menjaga keseimbangan alam Indonesia tanpa mengurangi kenyamanan yang kita dapatkan di perkotaan. 
Inilah #SaatnyaEnergiMudaBeraksi untuk kehidupan yang lebih baik, jangan pernah malu untuk belajar dari mereka yang terlihat biasa, karena suatu hal yang luar biasa itu seringkali justru berasal dari hal yang biasa-biasa saja.

11/12/18

Pancarkan aura cantikmu dengan Amalia Cosmetic



Ada yang bilang kalau semua wanita itu pada dasarnya sudah cantik sejak dilahirkan. Ungkapan ini jelas tidak bisa disalahkan begitu saja, namun jangan karena ingin membenarkan ungkapan tersebut lalu akhirnya malah membuat para wanita tidak lagi mengindahkan kecantikan itu sendiri. Sebab, menurutku kecantikan yang sesungguhnya adalah kecantikan yang berhasil menutupi kekurangan pada wajah.

Sebagai contoh saja, misalnya untuk seorang wanita yang memiliki kulit wajah agak gelap tentu akan makin terlihat cantik jika dipulas dengan sedikit bedak, begitu juga untuk yang warna bibirnya kurang merah, pasti akan terlihat tambah segar jika memakai lipstik. Betul bukan...?! dari sini aku pun menyimpulkan untuk tidak lagi under estimated pada mereka yang memakai makeup dalam keseharian, fyi aja nih, dulu tuh aku termasuk golongan wanita yang tidak suka ber-makeup ria, namun karena sadar ada beberapa bagian pada wajah yang memang membutukan pulasan makeup untuk sedikit terlihat fresh, aku pun mulai membiasakan diri untuk ber-makeup ria.



Meski terbilang penting, pemakaian makeup pun tidak bisa semabarangan. Ini karena makeup akan bersentuhan langsung dengan kulit wajah kita yang cenderung lebih sensitif dibanding kulit pada bagian tubuh lainnya. Setidaknya ada beberapa hal yang biasa aku perhatikan sebelum memutuskan untuk mencoba salah satu produk kosmetik, diantaranya adalah status kehalalan, kandungan, serta kecocokan warna dengan wajahku.

Sebagai ‘orang baru’ di dunia per-makeup-an, aku akui kalau awalnya agak kesulitan untuk mencari produk andalan agar dapat terlihat semakin cantik itu, hingga pada akhirnya hasil perburuanku berakhir pada dua produk dari Amalia Cosmetics, Amalia Whitening Two Way Cake dan Amalia Satin Lipstick.

Kedua produk ini menjadi pilihanku karena memang masuk dalam ‘standar’ pemilihan makeup ala aku yang tadi sudah aku sebutkan diatas. Dari segi kehalalannya, produk dari Amalia Cosmetic ini jelas sudah tidak diragukan lagi karena telah memiliki sertifikat halal dari MUI dan telah resmi mencantumkan logo halal pada setiap kemasannya. Status kehalalannya ini jelas menginspirasi semua wanita muslim untuk tetap berada dalam koridor islam, termasuk dalam pemilihan kosmetik yang dipakai setiap hari.



Tak hanya itu saja, karena terinspirasi dari keindahan alam dan budaya Maroko yang kental dengan gaya elegan khas perancisnya itu, Amalia cosmetic ini berhasil menghadirkan produk kosmetik halal global yang modern.

Kandungan yang ada dalam setiap produk amalia Cosmetic ini juga sudah tidak diragukan lagi, seperti pada Amalia Satin Lipstick yang kupakai ini misalnya, ada kandungan ekstrak manggis yang terkenal berfungsi sebagai anti oksidan serta memberikan perlindungan pada bibir dari polusi. Dalam Amalia Satin Lipstick pun juga terkandung vitamin E yang membantu menjaga kelembapan bibir tetap terjaga sehingga terlihat segar dan lembut.

Kandungan yang ada di Amalia Whitening Two Way Cake yang kupakai juga tidak kalah kece. Dengan formula micro powder yang membuat warna kulit kita menjadi lebih natural. Entah kenapa aku merasa produk ini dapat membaur dengan sempurna pada kulit wajahku dan terasa ringan saat dipakai.



Amalia Whitening Two Way Cake ini memiki kandungan Mangosteen Ekstrak untuk melembabkan dan menghaluskan kulit dan ada 3 power antioksidant Vitamin E, Vitamin C, dan Xanthones yang mencerahkan dan melembutkan kulit wajah, oil absorber untuk menyerap keringat dan minyak serta SPF 15 untuk melindungi kulit dan sinar UV. Kandungan-kandungan kece ini lah yang membuatku langsung jatuh hati ama Amalia Cosmetics.

Selain produk dari Amalia Cosmetic, aku juga jatuh hati nih ama eye shadow dari Face Recipe Tri-Me. karena aku memang terbiasa bermain aman dengan menggunakan daily make up yang tidak terlalu menor, aku pun menggunakan Face Recipe Tri-Me #3 sebagai andalanku ber-makeup ria. Satu hal yang kusuka dari eye shadow ini tuh adalah warnanya yang pigmented banget, jadi tidak perlu mengulasnya berulang kali deh...

O iya aku beli produk-produk Amalia cosmetic dan Face Recipe Tri-Me ini tuh di e-commerce favoritku loh... Yup apalagi kalau bukan Gogobli.com, toko online dibidang kesehatan dan kecantikan terpercaya yang menjadikan kualitas dari produknya sebagai prioritas utama. Belanja di Gogobli.com tuh udah yang paling asyik buatku, aku hanya perlu memilih produk yang diinginkan secara online dan barang berkualitas pun akan langsung dikirim ke rumah.



Amalia cosmetic dan Gogobli.com benar-benar telah berhasil membuat aura kemanisanku semakin terpancar (*boleh kali ah sesekali ber-narsis ria ). kalian juga wajib coba pakai Amalia Cosmetic supaya makin terlihat cantik... psssttt Kalau kalian mau Sehat dan Cantik, langsung aja kunjungi www.gogobli.com atau silahkan klik disini >> https://goo.gl/1Xjkhg

08/12/18

Geopark Ciletuh, rekomendasi tujuan liburan akhir tahun



Sebelum menikah, sama sekali tidak pernah terbersit dalam pikiranku akan disibukkan dengan urusan pulang kampung seperti yang biasa dilakukan oleh masyarakat kita tiap kali masa liburan panjang tiba. Hal ini tak lain disebabkan karena meski memiliki orang tua yang berasal dari luar ibukota, tepatnya dari Pekalongan dan Banten, kedua orang tuaku telah memilih untuk tinggal di Ibukota saja, jadi tak ada alasan bagiku untuk mudik ke dua kota tempat mereka berasal tersebut.

Namun ternyata pemikiran ini tidak sejalan dengan suamiku, ia yang besar di wilayah Jampang Surade, Sukabumi itu tetap rutin melakukan tradisi pulang kampung walaupun kedua orangtuanya tinggal di Bekasi. Menurutnya, mengajak ketiga anak kami untuk mengenal alam dimana ia tumbuh besar adalah pelajaran berharga yang bisa diberikan pada mereka. Yup kawasan Jampang, Sukabumi memang terkenal sebagai kawasan perbukitan di pesisir selatan pulau Jawa yang kaya akan keanekaragaman hayati dan budaya.   

Awalnya, aku hanya mengenal kawasan yang dikatakan kampung halaman oleh suamiku tersebut sebagai wilayah Jampang Surade saja, yang kutau disana hanya ada pemandangan berupa bukit-bukit dan pedesaan. Biasanya kalau sedang berada disana aku dan keluarga hanya berdiam diri di rumah salah seorang sanak saudara. Namun setelah aku bergabung ke sebuah komunitas relawan dari kementrian pariwisata Indonesia, aku baru tau kalau sebenarnya di wilayah tersebut tuh banyak menyimpan tempat wisata alam yang amat sayang jika tidak dikunjungi.

Geopark Ciletuh, Surga tersembunyi di Wilayah Sukabumi


Ternyata di kampung halaman suamiku itu ada surga dunia yang diberi nama Kawasan Geopark Ciletuh Sukabumi. Geopark Ciletuh ini merupakan kawasan perbukitan berupa kombinasi antara bebatuan tua dan kekayaan alam khas perbukitan yang ada di wilayah pesisir Sukabumi. Jika dilihat dari atas kawasan ini akan terlihat seperti tapal kuda yang membentang mulai dari wilayah Cisolok hingga Surade.

Doc : ciletuhpalabuhanratugeopark.org

Dikatakan kawasan, karena Geopark Ciletuh ini memiliki banyak tempat wisata yang terbentang sepanjang wilayahnya, mulai dari pantai, air terjun, hingga berbagai goa alam tersedia di kawasan ini. Di Geopark Ciletuh ini bukan hanya Pelabuhan Ratu saja yang jadi primadonanya, ada begitu banyak surga yang juga layak menyandang status primadona, salah satunya adalah Pantai Ujung Genteng yang lokasinya paling dekat dengan kampung halaman suamiku tersebut.

Selain Pantai Ujung Genteng, ada juga beberapa pantai yang tak kalah indah untuk disambangi, seperti Pantai Ombak Tujuh, Pantai Batununggul, Pantai Cibulakan, Pantai Cikalapa, Pantai Karang Bolong dan berbagai pantai lainnya. Karena kawasan Geopark Ciletuh ini begitu luas, rasanya waktu sehari saja tidak akan cukup untuk mengunjungi semua tempat wisatanya, namun akan amat disayangkan jika pada saat berada disana kita tidak berkeliling ke semua tempat wisata tersebut.

Berbekal informasi yang aku dapat dari komunitas relawan kemenpar tadi, aku jadi makin tidak sabar untuk berpetualang bersama keluarga kecilku pada liburan panjang akhir tahun ini. Namun satu hal yang menjadi kendala bagiku dan mungkin saja bagi semua orang yang ingin menyambangi kawasan Geopark Ciletuh ini adalah masalah transportasi menuju kesana.


Pantai Ujung Genteng, Geopark Ciletuh, Sukabumi
Doc : ciletuhpalabuhanratugeopark.org

Yup, meski pemerintah daerah Jawa Barat sedang giat-giatnya membangun akses transportasi menuju Geopark Ciletuh ini, tetap tidak bisa dipungkiri kalau akses kesana tuh masih terbilang sulit. Setauku, satu-satunya moda transportasi disana adalah mobil angkutan yang biasa disebut elf oleh warga lokal dan elf ini bisa dibilang amat tidak nyaman karena biasanya dipenuhi oleh warga yang juga membawa hasil kebunnya untuk dipasarkan.

Mengingat ketidaknyamanan Elf untuk berwisata tersebut, aku dan suami jelas mencoret Elf dari daftar moda transportasi yang akan kami gunakan disana. Akhirnya masalah pemilihan moda transportasi ini pun menjadi satu-satunya hal yang masih harus kami pikirkan dengan baik.

Solusi transportasi ke Geopark Ciletuh yang terjawab di Blogger Gathering bersama TRAC


Alhamdulillah seperti paham akan kegalauanku ini, beberapa waktu yang lalu aku berkesempatan untuk menghadiri Blogger Gathering bersama TRAC-Astra Rent a Car yang merupakan penyedia layanan rental mobil dan bus. Dalam acara yang berlangsung di Opulence Eastern pada 4 Desember 2018 lalu itu TRAC pun menghadirkan beberapa narasumber, salah satunya adalah Kak Febrian, seorang travel blogger yang suka sekali menggunakan layanan penyewaan mobil TRAC.




Sesuai dengan profesinya sebagai travel blogger, kak Febrian ini memang acapkali melakukan travelling atau perjalanan ke suatu tempat yang belum pernah ia datangi sebelumnya. Nah untuk mengatasi minimnya pengetahuan perihal transportasi yang bisa digunakan pada daerah tersebut itulah yang akhirnya menjadi alasan kak Febrian memilih untuk menggunakan jasa layanan penyewaan mobil dari TRAC, apalagi layanan TRAC ini sudah bisa digunakan di 26 kota yang ada di Indonesia.

Alasan kenyamanan juga menjadi pertimbangan kak Febrian memilih TRAC alih-alih layanan penyewaan lain. Menurutnya armada TRAC ini memang udah yang paling the best. Pendapatnya ini pun didukung oleh Pak Riyadi, TRAC Rental Deputy COO, "semua armada TRAC memang dipersiapkan dengan sebaik mungkin, mulai dari usia armadanya yang masih terbilang baru, pemilihan driver yang komunikatif hingga ke aroma wangi didalam armada itu sendiri", begitu katanya.

Mendengar pemaparan dari Pak Riyadi ini, membuatku makin yakin menggunakan layanan TRAC untuk menyambangi Geopark Ciletuh pada liburan akhir tahun nanti. Langsung terbayang deh nyamannya pulang kampung ke Jampang Surade sekaligus berwisata ke kawasan Geopark Ciletuh dengan menggunakan salah satu armada TRAC tersebut.


para narasumber di acara Blogger Gathering bersama TRAC

Saat ini TRAC telah memiliki beberapa layanan yang bisa dipilih untuk menemani liburan akhir tahun nanti, diantaranya adalah Airport Transfer, Bus Services dan Daily Rantal Services.

Airport Transfer

Airport Transfer memungkinkan kita untuk mendapatkan layanan penyewaan mobil sesaat setelah mendarat di Bandara ketika berlibur. Dengan menggunakan jasa layanan airport transfer ini kita tidak perlu lagi diribetkan dengan urusan mencari transportasi di bandara yang biasanya agak sedikit menyita waktu itu. Namun karena tujuan liburanku nanti tidak menggunakan pesawat, sepertinya layanan ini agak kurang cocok untukku.

Bus Services 

Sesuai dengan nama layanannya, Bus Service dari TRAC ini menyediakan jasa penyewaan bus. Menurut bapak Luthfi, Selaku TRAC Bus Service Branch Manager yang kebetulan juga hadir dalam Blogger Gathering siang itu, TRAC menyediakan berbagai jenis bus yang bisa kita pilih sesuai dengan budget dan kebutuhan masing-masing, mulai dari small bus dengan kapasitas 12-15 orang, medium bus yang bisa memuat 29 orang hingga big bus yang dapat mengangkut sampai 60 orang.



Selain itu ada juga Luxury Bus yang meski hanya bisa menampung 11 orang saja tapi jadi primadona untuk segi fasilitasnya. O iya pak Luthfi pun menyebutkan, selain wifi dan toilet yang bisa disesuaikan mau pakai atau tidak karena tidak tersedia di semua armada, fasilitas standar seperti AC, Sound System, LCD TV dan tempat charger dipastikan ada di setiap armada TRAC.

Daily Rental Sevices

Daily Rental Services ini merupakan layanan penyewaan mobil yang disediakan oleh TRAC. Pada layanan ini kita bisa memilih apakah mau menggunakan driver dari TRAC atau dengan sistem lepas kunci (Selfdrive). Armada mobil yang disediakan pun bisa dipilih sesuai keinginan, ada kijang innova dan toyota avanza bagi mereka yang ingin membawa serta keluarga dan ada Agya bagi yang membutuhkan mobil kecil saja.

Untukku sendiri yang memang ingin menggunakan layanan TRAC sebagai pilihan transportasi saat berwisata ke Geopark Ciletuh tadi, sepertinya lebih cocok memilih layanan selfdrive dari TRAC ini. Oleh sebab itu aku pun benar-benar memperhatikan saat Pak Riyadi menjelaskan soal promo khusus bagi customer yang akan menyewa mobil dengan sistem selfdrive ini di akhir tahun nanti. 




Ada promo khusus bagi yang menyewa mobil untuk perjalanan mulai tanggal 1 Desember 2018 sampai 13 Januari 2019, dengan syarat melakukan pemesanannya sebelum tanggal 15 Desember 2018 dan melakukan pembayaran dimuka. Promo tersebut berupa bonus satu hari untuk pemesanan mobil 2 hari, bonus dua hari untuk pemesanan mobil 4 hari dan bonus 3 hari untuk pemesanan mobil 6 hari. Bonus yang wow banget menurutku.

Karena sudah tak sabar untuk menikmati layanan TRAC ini, aku pun mulai mencoba sedikit ber-experience dengan website resmi dari TRAC. Ternyata untuk pemesanan onlinenya pun terbilang cukup mudah, kita hanya perlu melakukan 4 langkah saja, diantaranya adalah memilih layanan yang diinginkan, menentukan tanggal dan lokasi penjemputan, memilih jenis kendaraan yang diinginkan serta melengkapi data diri dan melakukan pembayaran. Setelah itu pesanan pun sudah bisa diproses. Mudah sekali bukan...?!


Doc : astra.trac.co.id

O iya semua armada TRAC ini sudah mendapat perlindungan asuransi, jadi andaikata ada suatu hal buruk yang menimpa, maka pihak TRAC akan langsung menyediakan mobil pengganti. Tak hanya itu saja TRAC pun menyediakan layanan service 24 jam yang juga bisa dimanfaatkan jika terjadi sesuatu, layanan service tersebut bisa diakses melalui sambungan telepon di (021) 877 877 87 dan whatsapp di 08111177087.

Aaaaahhh... Aku jadi makin tidak sabar nih menanti momen liburan akhir tahun yang akan aku lalui dengan berwisata ke Geopark Ciletuh menggunakan layanan dari TRAC ini... Menurutku, Geopark Ciletuh ini juga bisa dijadikan rekomendasi tujuan liburan akhir tahun kalian loh, tapi tetap ingat untuk memilih moda transportasi yang aman dan nyaman agar liburan kalian makin menyenangkan. Kalau bingung, ya langsung kunjungi website TRAC aja biar bisa liburan tanpa ribet...





Bebek Bentu Serpong Jaya, berhasil membuatku beralih kubu


Hampir sama dengan durian, olahan bebek tuh bisa dibilang sebagai makanan yang sedikit kontroversial. Aku katakan demikian karena ada dua kubu berkaitan dengan olahan bebek ini, yang pertama adalah kubu penyuka olahan bebek. Biasanya orang di kubu ini cenderung lebih fanatik dengan makanan berbahan dasar bebek. Alasannya simpel, menurut mereka daging bebek tuh memiliki citarasa yang lebih gurih dibanding daging lainnya. Sebaliknya, kubu kedua tidak menyukai olahan bebek karena daging bebek itu terasa alot dan amis.

Sebenarnya kedua kubu tersebut tidak bisa sepenuhnya dibenarkan atau disalahkan. Kubu pertama benar, daging bebek memang lebih gurih dan kubu kedua pun tidak salah perihal kealotan serta keamisan si daging bebek tersebut. Yang menjadi titik masalah dari perdebatan ini hanya cara pengolahannya saja. Ternyata jika daging bebek diolah dengan cara yang tepat, bisa menghilangkan bau amis dan mengurangi kealotannya sekaligus menonjolkan citarasa gurih yang memang dimiliki si daging bebek tersebut.

Pengetahuan seputar olahan bebek ini aku dapatkan ketika pada beberapa waktu lalu berkesempatan untuk mengunjungi Outlet Bebek Bentu yang berada di Serpong, Tanggerang. Aku yang awalnya berdiri di kubu kedua atau kubu yang tidak menyukai olahan bebek ini pun langsung berpindah ke kubu pertama begitu mencoba satu per satu menu yang ada di Bebek Bentu Serpong Jaya tersebut. Bagaimana tidak...? rasa gurih dari olahan bebek yang ada di restoran ini berhasil memanjakan lidahku tanpa ada rasa amis dan alot sama sekali.

Citarasa mantab yang coba dihadirkan oleh Bebek Bentu Serpong jaya ini berawal dari kegemaran keluarga pak Bangkit, sang pemilik restoran, dalam menyantap menu olahan berbahan dasar bebek. karena berasal dari daerah Surabaya, akhirnya membuat lidah pak Bangkit sedikit lebih peka untuk merasakan enak dan tidaknya suatu olahan bebek yang dimasak.

Pak Bangkit, pemilik Bebek Bentu Serpong Jaya


Dari situ sang istri pun mengemukakan niat untuk memperluas pangsa pasar Huk Family Resto yang telah lebih dulu di kelola oleh keluarga Pak Bangkit. Kalau di Huk Family Resto lebih banyak menyajikan makanan western, di Bebek Bentu kita akan dimanjakan dengan makanan khas Indonesia. Bebek Bentu sendiri telah memiliki beberapa cabang tepatnya di Cempaka Putih, Bekasi, Bintaro, Bogor dan Serpong.

Nama dari Bebek Bentu ini tuh tercetus begitu saja ketika Pak Bangkit sedang asyik bercengkerama dengan temannya. Bebek Bentu merupakan singkatan dari kata berbahasa jawa “ben tuman” yang dalam bahasa Indonesia berarti “biar ketagihan”. Dinamakan Bebek Bentu dengan harapan semua pengunjung yang mampir ke Bebek Bentu ini menjadi ketagihan dan terus datang kembali.

Ada satu filosofi dari Pak Bangkit yang hingga kini masih aku ingat dengan baik, beliau mengungkapkan kalau keluarganya sudah terlatih untuk mencintai piring kotor yang menumpuk di dapur, karena piring-piring kotor tersebut seolah menyiratkan sedang ada aliran rejeki yang begitu deras dalam keluarga Pak Bangkit. Filosofi yang diyakini oleh Pak Bangkit ini akhirnya berhasil membawa Bebek Bentu kepada kata sukses, terbukti dengan adanya kelima cabang dari Bebek Bentu yang tidak pernah sepi dikunjungi para pelanggannya tersebut.



Kesuksesan Bebek Bentu ini memang tidak terlepas dari kuatnya rasa pada setiap menu yang disajikan. Salah satu menu yang menjadi favorit di Bebek Bentu Serpong Jaya ini adalah Bebek Kecombrang. Bebek Kecombrang ini pulalah yang telah berhasil menyeretku untuk bergabung pada kubu pecinta bebek tadi. Pada dasarnya, Bebek Kecombrang merupakan olahan bebek goreng yang dilengkapi dengan bubuhan racikan kecombrang, sambal, dan rempah lain sehingga membuat menu ini benar-benar terasa nikmat.

Bebek Cemeng


Selain Bebek Kecombrang, ada juga Bebek Cemeng yang menjadi primadona di Bebek Bentu Serpong Jaya ini. Nama Bebek Cemeng tersbut disematkan karena tampilannya yang “cemeng” atau menghitam yang didapat dari kekentalan bumbu rempah khasnya. Bebek Cemeng ini juga berhasil menarik perhatianku yang tadinya tidak menyukai menu olahan bebek.

Tak hanya itu saja, di Bebek Bentu Serpong Jaya ini juga disediakan menu lainnya yang pasti akan memanjakan lidah, mulai dari berbagai menu olahan bebek seperti bebek bakar, bebek cabe ijo, dan bebek goreng, berbagai menu olahan ayam geprek, dan tak ketinggalan menu western yang biasa hadir di Huk Family Resto pun ada di Bebek Bentu Serpong Jaya ini.



O iya disini juga ada menu minuman favoritku loh, yup apalagi kalau bukan jus kedondong kiamboy yang seger itu. Rasanya paduan antara Bebek Kecombrang plus nasi hangat ditambah segelas jus kedondong sudah merupakan menu makan siang yang paling the best buatku. Bahkan hingga sekarang rasa dari kombinasi tersebut tuh masih terbayang di lidah, dan sukses membuatku ingin kembali mengunjungi bebek Bentu Serpong Jaya ini.

Selain rasanya yang bikin kangen itu, Bebek Bentu Serpong Jaya juga menawarkan beberapa fasilitas kece yang pasti akan membuat para pengunjungnya nyaman berlama-lama di restoran ini, mulai dari desain ruangannya yang instagramable, koneksi wifi yang kencang hingga fasilitas beribadah seperti mushala pun ada di Bebek Bentu Serpong Jaya ini.



Nah buat kalian yang juga ingin merasakan nikmatnya citarasa khas dari Bebek Bentu Serpong Jaya, bisa langsung menuju ke restaurantnya saja yang berlokasi di Ruko Orlin Arcade No 8 Perum Serpong Jaya, Jl Puspiptek Raya, Serpong - Tanggerang Selatan. Lokasinya ini amat strategis kok jadi akan amat mudah dicari. Atau bagi yang tidak sempat mengunjungi Restauran Bebek Bentu ini, tetap bisa menikmati layanannya melalui delivery services yang bisa diakses pada aplikasi Go Food.