14/12/19

Iuran BPJS naik…? Lalu apa yang kita dapat…?

picture by BPJS Kesehatan


Beberapa waktu lalu, media sosial dihebohkan dengan berita soal kenaikan iuran BPJS Kesehatan. Saking hebohnya, masyarakat sampai terbagi menjadi dua kubu yang saling beradu pendapat. Satu kubu  adalah mereka yang menentang kenaikan iuran ini dengan alasan akan semakin memberatkan rakyat kecil, namun di kubu lain justru mendukung kenaikan ini karena berpendapat BPJS memang harus menaikkan iuran demi keberlangsungan BPJS Kesehatan itu sendiri.

Setelah melalui berbagai pertimbangan, akhirnya pemerintah pun memutuskan untuk tetap menaikkan iuran BPJS Kesehatan tersebut. Berdasarkan Peraturan presiden nomor 75 tahun 2019, demi keberlangsungan BPJS Kesehatan mulai 1 Januari 2020 nanti iuran BPJS Kesehatan bagi peserta PBPU/BU (Mandiri) disesuaikan menjadi sebagai berikut,
Kelas I menjadi Rp 160.000,- /orang/bulan
Kelas II menjadi Rp 110.000,-/orang/bulan
Kelas III menjadi Rp 42.000,-/orang/bulan

Baca juga : Fase kedua Rujukan Online



Sebagai masyarakat Indonesia, jujur aku sendiri cukup merasa kewalahan dengan kenaikan iuran ini. Bukan tidak mendukung program pemerintah, namun melihat besarnya iuran yang harus aku bayarkan setiap bulannya demi meng-cover kebutuhan perlindungan seluruh anggota keluarga, aku jadi berpikir ulang untuk melihat kinerja dari BPJS Kesehatan itu sendiri. Tidak menutup kemungkinan, seluruh masyarakat Indonesia pun akan berpikiran sepertiku juga

Alhamdulillah, BPJS Kesehatan seolah paham akan hal ini dan mulai menjawab satu per satu tuntutan masyarakat tentang perbaikan layanan BPJS Kesehatan tersebut. Dalam Blogger Gathering yang diadakan di Hongkong Café beberapa waktu lalu, melalui perwakilannya, BPJS Kesehatan menyampaikan kalau akan ada banyak penyesuaian pelayanan BPJS Kesehatan seiring dengan kenaikan iuran itu, salah satunya adalah dengan menghadirkan Mobile Customer Service (MCS) di berbagai wilayah.
Pic by BPJS Kesehatan


For your information, Mobile Customer Service ini merupakan kanal layanan berupa mobil yang dilengkapi dengan infrastruktur pendukung operasional pelayanan peserta untuk pendaftaran, perubahan data, cetak kartu, dan pemberian informasi serta penanganan pengaduan. Dengan adanya Mobile Customer Service ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan BPJS Kesehatan. Jadi, kita tidak perlu bersusah payah datang ke kantor cabang BPJS Kesehatan untuk mendapatkan layanan tertentu. BPJS Kesehatan Jemput Bola, begitu istilah yang digunakan oleh BPJS terkait layanan Mobile Customer Service ini.  

Aktivasi Mobile Customer Service ini akan dilaksanakan setiap hari kerja atau hari libur, disesuaikan dengan kebutuhan mulai tanggal 19 Desember 2019. Nantinya, Mobile Customer Service akan hadir di berbagai tempat strategis seperti di area Car Free Day (CFD), Around City (Alum-alun Kota), Goes to Village (Kantor Pemerintahan, kecamatan, kelurahan, Desa/dusun, puskesmas), Hi Customer (pasar, mall, pusat perbelanjaan), Corporate Gathering ( Kementrian, instansi, lembaga milik pemerintah, badan usaha)

pic by BPJS Kesehatan


Setiap kali akan hadir di suatu tempat, BPJS Kesehatan akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu pada masyarakat sekitar, agar masyarakat bisa lebih memaksimalkan manfaat dari layanan BPJS Kesehatan yang diberikan di Mobile Customer Servicenya. Sebagai contoh, jika Mobile Customer Service akan hadir di salah satu kecamatan, maka pemerintah setempat akan menginformasikan hal ini pada masyarakat sekitarnya terlebih dahulu.

Menariknya lagi, Mobile Customer Service ini juga menjangkau wilayah terpencil di Indonesia, seperti di daerah Wamena, Papua misalnya. Jika aksesnya terlalu sulit untuk dilalui dengan kendaraan roda empat, maka petugas Mobile Customer Service ini akan tetap menuju ke daerah tersebut meski harus berjalan kaki. Jujur aku salut dengan semangat para pegawai BPJS Kesehatan dalam hal ini. Yak an yang ingin mendapatkan perlindungan kesehatan bukan hanya kita yang berada di perkotaan saja.

pic by BPJS Kesehatan


Selain Mobile Customer Service ini, BPJS Kesehatan pun akan melakukan perbaikan layanan di berbagai lini. Mau tau apa aja update terbaru dari BPJS Kesehatan…? Nantikan tulisan terbaruku lagi ya, insya Allah aku akan ulas kembali soal update terbaru dari layanan BPJS Kesehatan di blog ini…

24 komentar:

  1. Semoga kenaikan iuran diimbangi dgn peningkatan kualitas pelayanan oleh bpjs

    BalasHapus
  2. Iya kenaikan harga yg lumayan memberatkan banyak masyarakat ini semoga dibarengi dengan pelayanan yang maksimal. Jangan ada perbedaan lagi dalam pelayanan medis di puskesmas atau rumah sakit

    BalasHapus
  3. Jujur nih saya masih syok dgn kenaikan bpjs yg 2x lipat dan bikin kembang kempis bayarnya, semoga bpjs semakin baik pelayanannya dan ga meribetkan pasien dalam berobat

    BalasHapus
  4. Bpjs harus improve banyaaakkk. Supaya user makin semangat bayar iuran bulanan yak

    BalasHapus
  5. Semoga kenaikan iuran BPJS berbanding lurus dgn pelayanan yg diberikan kepada pasien.

    BalasHapus
  6. Aku termasuk orang yang mendapatkan manfaat dari BPJD. TApi selalu aku berharap untuk bisa selalu sehat ya mba :)

    BalasHapus
  7. Kenaikannya 2x lipat..jadi semestinya lah peningkatan pelayanan minimal jg demikian..syukur2 bisa berkali lipat peningkatannya..

    BalasHapus
  8. Pelayanan prima wajib nih, jika masyarakat membayar iuran menjadi bertambah maka pelayanan prima juga harus ditambah ya ka.. kenaikan iuran harus diimbangi dengan kenaikan layanan juga

    BalasHapus
  9. PErtama baca info seputar kenaikan dua kali lipat ini, aku kaget. Tapi karena ngerti kalo selama ini dokter banyak yang nunggak nerima gajinya (kerja di RS), ya udah mau gimana lagi. Yang penting dengan kenaikan ini BPJS harus meningkatkan layanannya. Kalo di kota besar kayak Semarang, selama ini aku dan keluargaku udah merasakan manfaatnya. Tapi masih banyak cerita miring di beberapa kota lain, terutama kota kecil. JAdi masyarakat nggak marah-marah aja karena dibebani biaya iuran yang naik

    BalasHapus
  10. Aku gak sabar nunggu kelanjutannya mbak. Semoga berimbang antara kenaikan dengan pembangunan ya

    BalasHapus
  11. Akuu....sejujurnya gak ikut BPJS.
    Padahal wajib yaa...bagi seluruh WNI?
    Semoga dengan kenaikan tarif BPJS, banyak pihak yang merasa puas. Baik pasien maupun pelayan kesehatan.

    Jadi win-win solution bagi semuaa..

    BalasHapus
  12. Semoga ajaaa layanannya bener2 membaik yaaa. Btw usulin donk mbak kalau ketemu org BPJS lagi, sebaiknya BPJS tu bikin aturan bahwa peserta BPJS gak boleh merokok, kyk asuransi swasta itu, supaa BPJS gak merugi mulu krn kudu menunjang beban org2 perokok yang jatuh sakit ini hehe

    BalasHapus
  13. Semoga saja kenaikan iuran BPJS nanti akan sesuai dengan ditingkatkannya pelayanan yah. Emang jadi lumayan juga sih potongannya, tapi kalau demi peningkatan pelayanan sih ya udah lah, aku ikhlaaaas ehe ehe ehe

    BalasHapus
  14. semoga kenaikan tarif bpjs dibarengi sama fasilitas yang maki memadai

    semoga dananya dikekola oleh pihak yang amanah,

    BalasHapus
  15. Wah ternyata solusi yang ditemukan para petinggi adalah menaikkan iuran ya. Huhuhu benar banget semoga juga fasilitas dan pelayanan semakin baik. Gak kayak aku.. yang kalau periksa ke dokter BPJS macam dianggap gak bayar. Disentil enggak dilirik aja terus suruh perawatnya cek suhu udah dia sibuk coret-coret resep padahal nulis Paracetamol doang. Wkwkw

    BalasHapus
  16. Sulitnya BPJS itu untuk seluruh rakyat Indonesia.. jadi kita harus pertimbangkan ratusan juta rakyat Indonesia yg membutuhkan pelayanan kesehatan. malah saya pikir dengan iuran yang ada seberapa baik fasilitas yang bisa diberikan karena iurannya sangat murah...

    BalasHapus
  17. BPJS itu penting banget dipunyain smua masyarakat. Kita ga pernah tau kapan sehat kapan sakitnya apalagi tren penyakit kekinian wooh nyeremin

    BalasHapus
  18. Semoga aja jadi Makin baik layanannya untuk masyarakat ya mba, Dan kebermanfaatannya bisa jauh lebih baik lagi

    BalasHapus
  19. Kenaikan iuran BPJS semoga ya untuk peningkatan kualitas dan pelayanan. Aku salah satu orang yang pernah merasakan manfaat adanya BPJS ini dan aku rasa itu sangat menolong, apalagi ketika membutuhkan operasi segera demi menyelamatkan nyawa kesayangan.

    BalasHapus
  20. Luar biasa ya semangat petugas BPJS yang sampai ke pelosok-pelosok itu.
    Tapi emang kerasa banget nih beratnya membayar iuran yang naik 100% gini. Semoga saja fasilitasnya makin baik dan pelayanan pun prima untuk kompensasi kenaikan tarif ini.

    BalasHapus
  21. Mau tahu banget updatenya. Ditunggu nih ulasan berikutnya. Semoga makin bagus pelayanan BPJS ya mbak:)

    BalasHapus
  22. Sejujurnya, saya sempat menyesal pakai bpjs karena saya sibuk ngeluarin duit tapi saya sendiri nggak merasakan manfaat dari uang yang saya keluarin tiap bulan. Harusnya dari awal saya nggak pakai bpjs aja karena ternyata nggak butuh-butuh amat. Penyesalan itu akhirnya saya redakan dengan pikiran bahwa saya bayar iuran per-bulan bukan buat saya, tapi buat bantu orang miskin. Cuma, kalau lihat gaji bulanan dan tunjangan pimpinan bpjs yang katanya mau naik (atau udah?) itu, saya sakit hati. Sumpah sakit hati banget. T_T

    BalasHapus
  23. Wah semoga pelayanan BPJS semakin meningkat ya seiring dengan kenaikan iuran. Biar masyarakat gak komplen lagi. Bagus nih ada MCS.

    BalasHapus
  24. saya termasuk orang yang menyetujui kenaikan BPJS. karena sudah merasakan fasilitas yg diberikan oleh BPJS, baik utk orangtua, anak2 dan diri saya sendiri. sukses buat BPJS. semoga layanan ini menambah prospek baru bagi masyarakat umum.

    BalasHapus